Hysterical Parenting

Kompas.com - 01/08/2017, 11:30 WIB
Ilustrasi BBC INDONESIAIlustrasi
EditorWisnubrata

Beberapa tahun yang lalu istri saya ikut seminar parenting di sekolah anak saya. Topiknya soal media dan pornografi. Pembicaranya seorang psikolog terkenal, namanya tak perlu saya sebut. Pulang dari seminar saya lihat dia bercerita dengan nada panik soal media dan pornografi. Kenapa jadi panik begini?

Saya lihat lembar-lembar materi seminar, lalu saya paham. Isi presentasinya adalah hal-hal menyeramkan tentang kecanduan pornografi pada anak. Di salah satu slide presentasi itu dikatakan bahwa kerusakan otak anak akibat sekali terpapar pornografi lebih parah ketimbang kerusakan akibat ditabrak truk. Waduh!

Berbahayakah pornografi itu bagi remaja? Ya, sangat berbahaya.

Anak-anak di usia 10-13 tahun sedang mengalami ledakan pertumbuhan otak, yang diikuti dengan perkembangan jalur-jalur saraf. Di usia 15 otak mereka didominasi oleh wilayah kesenangan dan letupan emosional.

Otak manusia punya sistem kesenangan yang disebut dopamine. Ketika kita memperoleh sesuatu yang disukai, otak kita memproduksi dopamine, yang menimbulkan rasa nyaman dan senang. Salah satu stimulus yang menghasilkan dopamine ini adalah rangsangan seksual. Dopamine juga dapat dipicu secara kimiawi, dengan menggunakan obat-obatan. Narkotika biasanya memanipulasi otak dengan memicu dopamine secara kimiawi.

Bila terlalu sering mendapat dopamine, otak kita akan selalu menangih, saat dopamine tidak tersedia. Itulah awal terjadinya kecanduan. Singkat kata, dopamine ini pangkal segala jenis kecanduan.

Baca: Apakah Anda Mempercayai Google untuk Mengajarkan Anak Tentang Seks?

Otak anak-anak remaja sedang dalam puncak sensitivitas terhadap dopamine. Reaksinya 4 kali lipat lebih kuat dari otak orang dewasa. Produksi dopamine mereka juga jauh lebih banyak. Artinya, anak-anak remaja memang sangat rawan kecanduan. Tidak hanya narkotika dan pornografi, ada banyak jenis kecanduan yang bisa menyerang anak, termasuk game.

Kalau sudah kecanduan, akibat lanjutannya memang sangat berbahaya.

Tapi, perlukah kita histeris? Itu masalahnya. Histeria bukanlah solusi. Ia akan jadi masalah. Kita akan melakukan kontrol yang berlebihan pada anak, yang justru akan menimbulkan reaksi negatif dari mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kita Dianjurkan Makan Pisang Saat Diare?

Mengapa Kita Dianjurkan Makan Pisang Saat Diare?

Eat Good
Masker Wajah dari Akar Sayuran, Mau Coba?

Masker Wajah dari Akar Sayuran, Mau Coba?

Feel Good
Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Feel Good
4 Jenis Kesadaran Orang dalam Pemakaian Masker

4 Jenis Kesadaran Orang dalam Pemakaian Masker

Feel Good
Bisakah Kacamata Mencegah Infeksi Virus Corona?

Bisakah Kacamata Mencegah Infeksi Virus Corona?

Feel Good
Ada Aturan Baru Menhub, Kelengkapan Sepedamu Sudah Komplet?

Ada Aturan Baru Menhub, Kelengkapan Sepedamu Sudah Komplet?

Look Good
Masker 'Scuba' Hanya Beri Keamanan Semu

Masker "Scuba" Hanya Beri Keamanan Semu

Feel Good
Susul Ronaldo, Messi Kini Berstatus Triliuner

Susul Ronaldo, Messi Kini Berstatus Triliuner

Feel Good
Nike Lapisi Air Force 1 High dengan Bahan Gore-Tex

Nike Lapisi Air Force 1 High dengan Bahan Gore-Tex

Look Good
Mahkota Mendiang Rapper The Notorious B.I.G Terjual Hampir Rp 9 Miliar

Mahkota Mendiang Rapper The Notorious B.I.G Terjual Hampir Rp 9 Miliar

Look Good
Vans Buka Butik Instagrammable, Seperti Apa?

Vans Buka Butik Instagrammable, Seperti Apa?

Look Good
Masker Wajah Tiga Lapis dari MUJI, Bisa Dipakai Kembali

Masker Wajah Tiga Lapis dari MUJI, Bisa Dipakai Kembali

Look Good
Pandemi, Penjualan Produk Fesyen Tetap Tinggi

Pandemi, Penjualan Produk Fesyen Tetap Tinggi

Look Good
8 Tanda Melemahnya Kekebalan Tubuh yang Tak Disadari

8 Tanda Melemahnya Kekebalan Tubuh yang Tak Disadari

Feel Good
Tips Aman Penggunaan Minyak Esensial untuk Bayi

Tips Aman Penggunaan Minyak Esensial untuk Bayi

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X