Kompas.com - 03/08/2017, 12:16 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Anda tentu tahu bahwa benda bulat panjang dengan warna merah putih biru yang berputar di luar sebuah kios adalah penanda bahwa tempat tersebut merupakan barbershop atau tempat bercukur pria. Namun tahukah Anda sejarahnya mengapa benda itu jadi penanda?

Pekerjaan tukang cukur sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad lalu. Namun awalnya para tukung cukur itu tidak sekedar memangkas rambut agar rapi. Pada abad pertengahan mereka disebut tukang cukur dan bedah karena juga menerima jasa lain seperti melakukan bedah kecil-kecilan, mencabut gigi, dan mengeluarkan “darah kotor”.

Saat itu ada keyakinan bahwa keberadaan darah kotor di beberapa bagian tubuh bisa menimbulkan penyakit. Oleh karenanya darah tersebut harus dikeluarkan lewat sayatan kecil di pembuluh darah. Umumnya proses itu dilakukan oleh para biarawan dan pendeta.

Namun tahun 1163, Paus Alexander III melarang para pastur dan biarawan melakukan praktek pengeluaran darah itu. Tugas tersebut kemudian diambil alih oleh tukang cukur.

Saat terapi mengeluarkan darah itu, barber biasanya menyediakan tiang untuk pegangan para pasien. Dengan menggenggamnya erat, pembuluh darah pasien akan lebih mudah terlihat. Lalu proses pengeluaran darah dimulai melalui sayatan.

Untuk menghentikan pendarahan, para barber menggunakan kain putih. Kain itulah yang kemudian sering digantung di luar tempat prakteknya. Sisa-sisa noda darah berwarna merah di atas kain putih yang berkibar-kibar lalu menjadi penanda tempat praktek itu.

Seiring perkembangan dunia kedokteran, barber tidak lagi melayani praktek pembuangan darah kotor seperti itu. Namun karena sudah terlanjur menjadi ciri, maka mereka tetap memasang penanda berupa kain atau benda berwarna merah dan putih. Di Eropa, warna silinder di barbershop masih merah dan putih, seperti dahulu.

Namun di Amerika dan beberapa negara lain ada tambahan warna biru pada simbol tersebut. Beberapa menyebut, warna biru ditambahkan agar seperti bendera AS, sedangkan teori lain menyebut itu adalah lambang warna pembuluh darah yang terlihat saat operasi pengeluaran darah kotor dilakukan.

Kini barbershop memiliki kenampakan yang berbeda dibanding dahulu karena jauh lebih bersih, wangi, dan higienis. Meski penandanya berasal dari sejarah yang menyeramkan, namun kita tidak perlu lagi khawatir melihat darah di sana.

Baca: Yang Membedakan Barbershop dengan Pangkas Rambut Tradisional



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X