Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 04/08/2017, 09:23 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Apapun bentuk tubuh yang Anda miliki adalah sesuatu yang patut disyukuri, karena semuanya baik. Namun menurut penelitian ilmiah, bentuk tubuh tertentu memiliki keuntungan karena cenderung lebih sehat dibanding lainnya.

Nah bila Anda termasuk seseorang yang memiliki bokong besar, ada kabar baik untuk Anda. Menurut study yang dipublikasikan di journal Cell Metabolism, memiliki otot dan lemak lebih banyak di bokong membuat kita lebih sehat.

Penelitian itu mendapati bahwa pinggul dan bokong yang berukuran besar berperan untuk memblokir lemak menuju organ-organ internal, sehingga jantung dan paru-paru lebih terlindung dari timbunan lemak. Akibatnya, perempuan dengan bokong besar memiliki risiko lebih kecil terkena serangan jantung, stroke, dan diabetes.

Para peneliti itu melakukan monitor terhadap penyebaran lemak melalui scan MRI dan pemeriksaan kesehatan berkala. Menurut peneliti Dr. Norbert Stefan, spesialis diabetes di University of Tübingen, Jerman, perempuan yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir dengan berat badan normal cenderung memiliki sel penyimpanan lemak yang lebih sehat dibanding mereka yang tubuhnya berbentuk buah apel.

"Lemak cenderung disimpan di bokong dan sekitarnya, bukan di bagian perut sehingga tidak mengganggu organ internal," ujar Dr Stefan seperti dikutip Independent.

Baca: Pria yang Teliti dan Disiplin Suka Wanita dengan Bokong Besar

Peneliti juga menekankan bahwa tidak semua lemak itu sama. Lemak yang berada di pinggul, paha, dan bokong (subcutaneous fat) memiliki fungsi berbeda dibanding lemak yang ada di perut, yang kebanyakan adalah lemak visceral.

Lemak visceral cenderung bisa menyelimuti organ tubuh dan mengeluarkan asam lemak yang tidak baik untuk sistem peredaran darah kita. Lemak ini juga menyebabkan meningkatnya kadar kolesterol, resistan terhadap insulin, serta menyebabkan diabetes.

Meski demikian, jangan senang dulu. Efek sehat bokong yang besar ini hanya berlaku untuk perempuan yang tidak kegemukan. Jadi bukan bagi mereka yang bokongnya besar karena kelebihan lemak yang tidak tertampung di bagian tubuh lain.

Intinya, agar bisa hidup lebih sehat dan berumur panjang, seseorang tetap harus tetap berolah raga dan menjaga pola makan yang baik. Bokong yang besar adalah bonus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke