Kompas.com - 05/08/2017, 19:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hidup bersama seorang pecandu ibarat hidup di tengah medan perang. Kepribadian seorang pecandu bisa berubah, ia bisa menyangkal kecanduannya dan menyalahkan orang lain untuk kondisinya. Anak-anak yang tak berdaya bisa menjadi korban.

Anak-anak yang hidup dalam kondisi tersebut juga akan dipaksa untuk menyangkal apa yang mereka lihat, rasakan, dan ketahui.

Hal tersebut bisa memberi beban psikologi yang berat bagi anak-anak. Faktanya, sebagian besar anak-anak pecandu narkoba dan alkohol menyangkal orangtuanya punya masalah ketergantungan.

Anak-anak yang dibesarkan oleh orangtua dengan masalah kecanduan juga sering menjadi korban kekerasan fisik. Kebutuhan mereka akan kasih sayang dan perlindungan juga sering diabaikan.

Anak mungkin akan merasa malu untuk mengakui kondisi keluarganya. Mereka juga sering dihantui rasa bersalah dan kesepian. Banyak yang akhirnya tumbuh menjadi orang yang mengandalkan diri sendiri dan menghindari orang lain berkuasa atas dirinya lagi.

Karena perilaku seorang pecandu sulit diprediksi, anak-anak akan terus hidup dalam ketakutan dan belajar tanda-tanda bahaya. Mereka pun akan mengalami kecemasan konstan sampai dewasa. Mereka juga akan sulit percaya pada orang lain dan terbiasa menyangkal apa yang dirasakan. Dalam kondisi yang ekstrem, mereka akan menumpulkan emosinya.

Kebanyakan anak-anak yang punya orangtua pecandu juga akan mengalami sindrom stres pascatrauma (PTSD) dengan kenangan yang menyakitkan.

Penelitian juga menemukan ada kaitan langsung antara status kesehatan yang buruk saat dewasa dengan trauma masa kecil.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.