Kompas.com - 14/08/2017, 18:11 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sexting atau saling berkirim pesan dan foto sexy ternyata semakin banyak dilakukan dalam hubungan antar pasangan. Menurut study mengenai hubungan seks dengan teknologi, 74 persen orang Amerika mengatakan bahwa mereka terbiasa mengirimkan pesan "nakal" ke pasangan mereka.

“Sexting telah menjadi hal baru yang intim dalam hubungan antar manusia,” kata Amanda Gesselman, seorang ilmuwan riset di Kinsey Institute, yang merilis Sex Survey International tahunannya minggu ini.

Peneliti mensurvei lebih dari 140.000 orang dari 198 negara tentang peran teknologi dalam kehidupan seks mereka, dan menemukan orang Amerika termasuk yang paling aktif mengirimkan hal-hal intim pada pasangan di dunia setelah Afrika Selatan. Sementara orang Jepang dan Korea Selatan berada di urutan bawah alias termasuk yang tidak terlalu sering melakukan sexting.

Di seluruh dunia, 67 persen orang dewasa mengatakan bahwa mereka pernah atau sering melakukan sexting. ini adalah peningkatan yang cukup tajam dibanding lima tahun lalu, di mana hanya 21 persen mengatakan bahwa mereka melakukan hal tersebut.

"Peningkatan ini, dan besarnya jumlah responden yang melakukannya, menunjukkan bahwa melibatkan teknologi dalam kehidupan pribadi kita menjadi sesuatu yang semakin umum," kata Gesselman.

Baca: Pasangan yang Bahagia Lebih Nyaman Lakukan Sexting

Dalam penelitian ini didapati bahwa berkirim pesan secara tradisional masih merupakan cara yang paling umum bagi orang berusia di atas 18 tahun untuk menyampaikan pesan seks, di mana 65 persen mengatakan bahwa mereka sexting lewat SMS, sementara 38 persen yang menggunakan Snapchat.

Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa sepertiga orang Amerika menggunakan aplikasi seperti Tinder untuk menemukan pasangan kencan—namun kebanyakan mencari hubungan serius dan bukannya kencan satu malam saja. Sebanyak 36 persen mengatakan mereka menggunakan aplikasi kencan untuk menjalin hubungan jangka panjang,  dan hanya 20 persen yang berusaha mencari pasangan semalam.

Data juga mengungkapkan bahwa orang Swedia adalah yang paling aktif mencari kencan lewat dunia maya— di mana 46 persen responden mengatakan terbiasa menggunakan aplikasi kencan, sementara orang Rusia hanya 3 persen yang mengaku menggunakan aplikasi untuk mencari pasangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.