Kompas.com - 18/08/2017, 06:19 WIB
Ilustrasi merokok Ingram PublishingIlustrasi merokok
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Banyak orang yang merokok untuk menurunkan berat badan, karena katanya merokok bikin kurus. Namun, apakah hal ini benar? Atau jangan-jangan merokok malah bikin berat badan Anda naik? Simak mitos dan fakta seputar merokok dan berat badan berikut ini.

Berat badan Anda ditentukan oleh keseimbangan antara asupan kalori dan jumlah energi yang dikeluarkan. Kalau seimbang, berat badan Anda pun jadi ideal. Nah, salah satu efek samping dari merokok adalah nafsu makan yang menurun.

Menurut sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition, tubuh kurus orang perokok didapat karena mereka biasanya menekan nafsu makan dengan merokok. Daripada ngemil dan makan, banyak orang sengaja memilih untuk merokok saja. Dengan begitu, asupan kalori yang diterima jadi lebih rendah daripada orang-orang yang tidak merokok.

Tapi apabila seorang perokok tetap tidak mengurangi porsi atau asupan kalori dari makanan, ia tidak akan jadi kurus. Masalahnya, seberapa besar efek nikotin dalam rokok untuk menekan nafsu makan berbeda-beda di tubuh setiap orang. Karena itu, sebaiknya Anda mulai meninggalkan pola pikir bahwa merokok bikin kurus.

Lantas, kenapa orang yang merokok badannya kurus? Kandungan nikotin dalam rokok tembakau juga mengacaukan kadar hormon dalam tubuh. Padahal nafsu makan manusia diatur oleh hormon. Karena itu, merokok bisa memengaruhi nafsu makan Anda.

Inilah mengapa sejumlah penelitian mencatat bahwa orang yang merokok cenderung punya skor BMI (indeks massa tubuh) yang lebih rendah dibandingkan orang yang tidak merokok.

Baca: Obesitas Lebih Membahayakan Dibanding Rokok

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, rokok bukanlah metode diet atau turun berat badan yang dianjurkan kalau Anda ingin punya berat badan ideal. Lagipula risiko kesehatan dari merokok tidak sebanding dengan kehilangan beberapa kilogram di timbangan.

Meski begitu, merokok juga justru bisa membuat berat badan Anda naik. Bagaimana bisa?

Meskipun merokok dapat memberikan efek menurunkan nafsu makan, hal ini belum tentu berlaku bagi setiap perokok. Pasalnya, sejumlah penelitian menunjukkan perokok berat justru lebih rentan mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.