Kompas.com - 21/08/2017, 05:45 WIB
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat, setidaknya tidak lambat, untuk mendapatkan manfaat sehat. Padahal cepat atau lambat, berlari sama-sama memberikan manfaat sehat, baik fisik maupun mental, kata Alissa Rumsey MS, RD, CDN, NSCA-CSCS.

“Banyak klien saya merasa kalau diri mereka tidak layak untuk bergabung dalam kompetisi berlari karena sangat lambat. Padahal sebenarnya, berlari lambat atau cepat, Anda masih akan menuai banyak manfaat. Bahkan, sebuah laporan baru-baru ini menemukan bahwa pelari di Amerika telah mencatat waktu balapan yang jauh lebih lambat dalam 20 tahun terakhir. Itu berarti Anda tak sendiri,” kata Rumsey.

Jadi sebelum Anda membuang sepatu lari Anda, simaklah alasan mengapa berlari lambat sebenarnya tetap menjadi aktivitas yang baik.

Risiko cedera berkurang

Salah satu alasan utama seseorang berhenti berlari ialah cedera. Dan salah satu penyebab utama cedera ialah berlari terlalu cepat maupun terlalu keras. Padahal, salah satu risiko berlari dengan kecepatan tinggi ialah timbulnya tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada tubuh Anda.

Setelah berlari cepat, baik otot, tendon, ligamen dan tulang Anda berisiko mengalami beberapa jenis trauma. Dalam jangka panjang, trauma berkelanjutan yang tak ditangani dengan tepat ini bisa menyebabkan cedera.

Baca: Kiat Menghindari Cedera Saat Lari di Gunung

Adaptasi yang bagus untuk pelari pemula

Jika Anda termasuk pendatang baru dalam olahraga lari, berlari lambat adalah cara yang bagus untuk mengenalkan tubuh Anda pada gerakan berlari. Ini akan membantu tendon, ligamen, sendi, tulang dan otot Anda membangun kekuatan dan terbiasa dengan stres saat berlari. Berlari lambat juga merupakan cara yang bagus untuk mengimbangi gerakan aktif setelah olahraga berat.

Baca: Rutin Olahraga Lari Bantu Kuatkan Ereksi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.