Ini Delapan Desainer Indonesia Pilihan Bekraf di NY NOW 2017

Kompas.com - 21/08/2017, 07:14 WIB
Pameran dagang NY NOW 2017 digelar di Javits Center, New York, 19-23 Agustus 2017. Pameran diikuti 2.400 desainer pilihan dari seluruh dunia dan dihadiri sekitar 24.000 orang. Bekraf memfasilitasi delapan desainer Indonesia pameran dagang di NY NOW 2017.Kompas.com/Wisnu Nugroho Pameran dagang NY NOW 2017 digelar di Javits Center, New York, 19-23 Agustus 2017. Pameran diikuti 2.400 desainer pilihan dari seluruh dunia dan dihadiri sekitar 24.000 orang. Bekraf memfasilitasi delapan desainer Indonesia pameran dagang di NY NOW 2017.

New York, Kompas.com – Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) menampilkan delapan desainer terpilih asal Indonesia di NY NOW, 19-23 Agustus 2017.

NY NOW yang digelar di Javits Center, New York diklasifikasikan sebagai pameran dagang internasional yang mengkhususkan diri dalam menampilkan produk-produk dari subsektor kriya kategori home, lifestyle dan gift.

NY NOW diikuti lebih dari 2.400 desainer dan dihadiri lebih dari 24.000 orang dari 50 negara bagian di Amerika Serikat dan lebih dari 80 negara di seluruh dunia.

(Baca Juga: Bekraf Tampilkan Indonesian Creative Incorporated di New York)

Untuk tampil di NY NOW, setiap produk harus dikurasi. Ratusan kurator terlibat dalam proses pemilihan produk yang akan tampil di New York.

Untuk pemilihan produk delapan desiner Indonesia, Bekraf menggandeng Jennifer Isaacson sebagai konsultan/kurator dan pendamping menuju pameran.  

Delapan desanier pilihan Bekraf itu adalah: 

1. Kayou

KayouKOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Kayou
“Kayou” berasal dari kata “Kayu” dan diawali dari lima orang arsitek Indonesia yang mendedikasikan diri untuk beralih dari mendesain bangunan lalu membuat furnitur.

Desainer untuk produk kayu solid ini adalah Alexandre Alvin Handojo dan Indra Sidharta. Alvin hadir dalam perhelatan NY NOW untuk mempromosikan produk furniturnya kepada calon pembeli.

 2. Djalin

DjalinKOMPAS.COM/WISNU NUGROHOISNU NUGROHO Djalin
“Djalin” hadir di industri furnitur sejak 1989 dengan topangan para perajin di pedesaan Jawa Barat. Direktur Desain dan co-Founder Djalin, Sita Fitriana memberi sentuhan kontemporer pada desain tradisional yang sudah teruji.

Menggunakan bahan rotan alami dan sintetis, “Djalin” membuat beragam desain tempat duduk yang nyaman dan berbasis budaya Indonesia.

3. Sepiring Indonesia

Sepiring.KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Sepiring.
Didirikan dua perempuan yaitu Erdanie Zulviana dan Jasmyne Oei, “Sepiring Indonesia” menapilkan desain karikatural yang kaya warna. Produk pertama mereka berupa enam tatakan dijual di Alun Alun Grand Indonesia tahun 2013.

Saat ini, “Sepiring Indonesia” memiliki 32 desain yang diaplikasikan di 80 jenis produk salah satunya tas kanvas penuh warna. Produk-produk ini tampil di NY NOW.

4. Maharani Craft

Maharani.                              KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Maharani.
“Maharani Craft” didirikan tahun 2009 di Bali dan merupakan merupakan subdivisi industri perak Maharani yang lebih awal berdiri tahun 1989.

Dalam empat tahun sejak 2009, di bawah kendali Irene Setiawati, “Maharani Craft” fokus menciptakan elemen dekoratif interior dari karang dan batu dalam balutan tembaga.

5. Jenggala

Jenggala.                               KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Jenggala.
Merupakan merek tertua yang terpilih untuk tampil di NY NOW 2017. Didirikan sejak 1976, Jenggala adalah nama yang identik dengan keramik di Indonesia.

Dari 3000 desain yang dimiliki, Jenggala menampilkan “Coffe Collection” yang didesain oleh Sasanti Puri Ardini, satu dari 150 desainer Jenggala.

6. Braow Goods

Braow                               KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Braow
“Braow Goods” adalah kerja bareng suami isteri asal Jakarta, Christianto dan Densely yang mengambil spesialisasi pada produk kulit yang klasik dan abadi.

Berasal dari kulit sapi lokal yang diolah secara khusus, dipotong dan dijahit sejara manual dengan tangan mereka berdua, produk mereka seperti dompet beragam desain menjadi sangat khas.

7. Indo Risakti

Indorisakti.                               KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Indorisakti.
“Indo Risakti” adalah merek yang khusus pada produk-produk dekoratif ramah lingkungan untuk kelestarian hidup. Koleksi keranjang, vas, dan aksesori interior dibuat dari bahan-bahan tak terpakai yang kerap dibuang.

Sejak 2012, “Indo Risakti” yang dikelola Riris Simanjuntak kosisten memproduksi kerajinan tangan dengan menjaga kualitas.

 8. Jamooga

Jamooga.                               KOMPAS.COM/WISNU NUGROHO Jamooga.
“Jamooga” adalah perusahaan yang unik dan inovatif asal Bandung. Berbeda dengan tujuh desainer lain yang produknya ada di dapur, ruang makan, atau area di mana orang dewasa beraktivitas, Jamooga punya misi mendidik anak-anak dengan menyenangkan.

Ide “Jamooga” datang dari desainer dan penulis Dodi Mustafa tahun 2016 setelah meninggalkan pekerjaan kantorannya. Debut koleksinya dimulai Maret 2017 dan hingga kini “Jamooga” menciptakan mainan anak-anak yang layak dikoleksi sebagia barang dekoratif.

 


EditorWisnubrata

Close Ads X