Jangan Langsung Duduk Santai Usai Olahraga, Mengapa?

Kompas.com - 23/08/2017, 10:53 WIB
istirahat duduk setelah berlari djiledesignistirahat duduk setelah berlari
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Terbatasnya waktu, rasa lelah, bisa menjadi alasan banyak orang untuk melewatkan sesi pendinginan usai olahraga. Seperti saat melakukan kompetisi lari misalnya, duduk-duduk usai berlari ternyata tak cukup dikatakan sebagai sesi pendinginan. Justru, langsung duduk santai usai olahraga dapat memicu cedera otot di kemudian hari.

Tak memberikan tubuh kesempatan untuk rileksasi setelah olahraga berat bisa memiliki beberapa konsekuensi yang tak menguntungkan. Walau Anda menganggapnya sepele (paling hanya pegal-pegal), hal ini sebenarnya bisa “menyakiti” tubuh dalam jangka panjang. Walau otot diciptakan cukup tangguh (tak ada masalah walaupun selama ini Anda lupa pendinginan) namun, ketangguhan itu bisa berkurang bila Anda sering melewatkan perawatan yang tepat.

Liz Letchford, MS, ATC, spesialis pencegahan cedera mengatakan, langsung duduk-duduk santai setelah melakukan olahraga dapat menyakiti otot. Ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot, keram, bahkan kejang.

Apapun olahraga yang Anda lakukan, hindari langsung duduk santai (tanpa peregangan). Walau Anda tak merasakan efeknya sekarang, nantinya otot Anda tidak akan membaik, tak akan tumbuh dengan baik.

Itu sebabnya banyak yang mengalami sakit otot setelah melakukan olahraga rutin selama 1-2 tahun, yang akhirnya membuat Anda harus berhenti olahraga karena cedera otot maupun sendi.

Baca: Pentingnya Faktor Istirahat dalam Pembentukan Otot

Lauren Clare, pelatih pribadi dan pelatih kesehatan holistik bersertifikat, menegaskan kebenaran ini. "Bila Anda tidak benar-benar melakukan pendinginan setelah berolahraga secara intens, tubuh Anda bisa menegang, yang menyebabkan proses pemulihan pasca latihan melambat. Penumpukan asam laktat di otot bisa membuat Anda merasa sakit dan letih selama beberapa hari berikutnya."

Sesi pendinginan memberi tubuh Anda kesempatan untuk "memanfaatkan” atau “menyiram” sisa laktat. Kita semua perlu melakukan pendinginan selama 5 sampai 10 menit setelah latihan untuk membantu meningkatkan fleksibilitas otot dan jangkauan gerak demi mengurangi risiko pegal yang parah hingga cedera.

Sebagai langkah pertama, lakukan peregangan daerah kaki, bahu, punggung dan lengan dalam posisi masih berdiri, selama 5-7 menit. Cara ini juga akan membantu tubuh menurunkan suhu secara bertahap. Lalu, lakukan peregangan sambil duduk, dan barulah diakhiri dengan duduk-duduk santai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber POP SUGAR
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X