Kompas.com - 29/08/2017, 14:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Jasa seniman make up atau make up artist kini banyak dicari untuk memenuhi kebutuhan wanita urban yang selalu ingin tampil rapi dan enak dipandang. Para perias pun banyak yang kebanjiran job.

Ada gula ada semut. Demikian juga dengan persaingan bisnis make up artist (MUA). Berkembangnya permintaan jasa merias wajah, membuat makin banyak juga para pemain bisnis ini. Persaingan pun jadi ketat.

Jika kita memasukkan tanda pagar #makeupartist atau #MUA di Instagram, ada berbagai pilihan tersedia sesuai dengan kota masing-masing. Dibutuhkan kiat khusus dari para MUA agar bisa bertahan di tengah persaingan.

MUA senior, Philipe Karunia mengatakan, hampir setiap hari selalu ada MUA baru yang terjun dalam bisnis ini.

"MUA yang baru-baru cukup berani memperlihatkan skill-nya. Itu bagus untuk industri ini, tetapi banyak MUA yang hasil riasannya mirip," kata MUA yang banyak menangani riasan untuk shooting dan pemotretan iklan ini.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Riasan yang mirip antar MUA ini tentu bisa membuat riasan terlihat monoton dan penampilan wajah jadi mirip. Padahal, menurut Philipe untuk bisa menonjol di tengah persaingan dibutuhan orisinalitas dan menampilkan riasan yang berkarakter.

Ditambahkan oleh Dhirman Putra, MUA yang lebih fokus pada make up fashion, seorang MUA harus bisa menjadi diri sendiri. "Jangan mengikuti gaya orang lain," ujarnya.

Kesalahan lain yang sering dilakukan MUA adalah selalu menggunakan gaya riasan yang itu-itu saja. "Misalnya make up untuk pemotretan dibikin sama dengan make up wedding. Padahal make up photoshoot harus tipis," kata Brand Manager Make Over, Stephanie Liem.

Seorang MUA sejatinya juga harus bisa bersikap fleksibel dengan kebutuhan klien. "Saya selalu berpesan pada murid saya agar tidak egois, harus juga mendengarkan request klien," kata Yoga Septa, make up artist yang memiliki Yoga Septa Make Up School ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.