Kompas.com - 30/08/2017, 19:18 WIB
Dian Nitami saat memperagakan yoga di Konferensi pers The Color Run 5K CIMB NIAGA. KOMPAS.com/Iwan SupriatnaDian Nitami saat memperagakan yoga di Konferensi pers The Color Run 5K CIMB NIAGA.
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Olah raga lari dipercaya mampu membuat tubuh menjadi lebih bugar, apalagi jika dilakukan dengan benar dan teratur. Selain bisa menyehatkan badan, lari juga bisa memperbaiki suasana hati dan mencegah seseorang menjadi kegemukan.

Jika lari dilakukan secara rutin, misal selama satu minggu Anda berlari sebanyak 6 hari, maka setidaknya harus ada 1 hari dimana tubuh sebaiknya beristirahat.

Saat beristirahat itulah, sangat baik bagi pelari untuk melakukan yoga roga. Apa itu yoga roga? Dilansir dari Yogapedia, roga adalah nama yang diberikan pada gaya yoga modern yang dirancang khusus untuk pelari.

"Yoga bisa masuk ke segala macam jenis olah raga yang lain, aliran roga for runners, semua gerakan dikhususkan untuk menstretching otot ke bagian yang disiksa saat berlari," kata Dian Nitami yang telah menekuni yoga sejak 2013 ini kepada Kompas Lifetsyle di Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Istri Anjasmara --yang telah lebih dulu belajar yoga sejak 2004-- mengatakan, yoga roga cocok bagi para pelari untuk memulihkan kembali otot-otot yang digunakan bergerak saat berlari.

Baca: 25 Aturan Emas dalam Berlari

Dian Nitami saat memperagakan yoga di Konferensi pers The Color Run 5K CIMB NIAGA.KOMPAS.com/Iwan Supriatna Dian Nitami saat memperagakan yoga di Konferensi pers The Color Run 5K CIMB NIAGA.
Roga dapat membantu pelari untuk menghindari cedera dan juga membantu mereka berlari lebih efektif. Gerakan-gerakannya juga bisa membantu menjaga pikiran mereka tetap bersih dan fokus saat berlari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua asana (postur) yang dibuat dikhususkan untuk bagian-bagian yang sangat diperlukan bagi para pelari," tutur Dian.

Suatu rangkaian roga biasanya dimulai dengan teknik pernapasan dan latihan kesadaran sebelum beralih ke postur tubuh yang memperbaiki tubuh dan pikiran pelari.

Gerakannya biasanya mencakup postur yang melonggarkan atau menguatkan area yang sering dipakai pelari, seperti tulang kering dan paha belakang.

Baca: Dian Nitami: Yoga, Flek Wajah, dan Tabir Surya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.