Tips Mulai Aktif Bagi yang Tak Pernah Olahraga - Kompas.com

Tips Mulai Aktif Bagi yang Tak Pernah Olahraga

Kompas.com - 06/09/2017, 05:30 WIB
ilustrasi menggunakan tanggaDragonImages ilustrasi menggunakan tangga

KOMPAS.com - Bagi Anda yang jarang atau sama sekali tidak pernah menekuni olahraga, mungkin bingung harus bagaimana memulai aktif bergerak dan berolahraga.

Nah, bila tubuh Anda memang tidak terbiasa bergerak, sebaiknya jangan langsung melakukan olahraga berat atau yang berintensitas tinggi. Lebih disarankan Anda beraktivitas fisik lewat hal-hal kecil namun berarti. Begini panduannya.

Bangun motivasi Anda untuk berolahraga

Awalnya Anda harus punya komitmen dulu untuk menetapkan tujuan olahraga yang akan Anda mulai. Penelitian menunjukkan bahwa motivasi olahraga yang digabung dengan rencana aktivitas nyata akan lebih berhasil untuk diwujudkan.

Contohnya, Anda bisa merencanakan aktivitas selama 4 minggu ke depan. Mulai dari kegiatan fisik apa yang akan Anda lakukan, berapa lama Anda akan melakukannya, dan kapan Anda akan selesai melakukannya.

Rencana aktivitas ini akan menjelaskan apa yang seharusnya Anda lakukan dan memungkinkan Anda melihat dan menganalisis sejauh mana kemajuan Anda setelah memulai olahraga.

Baca juga: 11 Trik untuk Memaksakan Diri Hidup Aktif

Bila komitmen sudah ada namun Anda masih belum tahu mulai dari mana, coba bicarakan dengan dokter atau ahli kesehatan mengenai rencana Anda untuk berolahraga. Setelah itu, mulailah dengan memasukkan lebih banyak aktivitas ke dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Aktivitas sehari-hari itu seperti memilih naik tangga dibandingkan dengan menggunakan lift, parkir jauh dari kantor atau turun dari kendaraan umum sebelum kantor agar membuat diri Anda berjalan, atau Anda juga bisa meluangkan waktu untuk berjalan-jalan atau sekadar naik turun tangga sebelum makan siang.

Ilustrasi bersepedaDragonImages Ilustrasi bersepeda
Selain itu, saat libur,  daripada menonton TV atau bermalas-malasan seharian, Anda bisa melakukan aktivitas fisik seperti berjalan-jalan di taman, mencoba berenang, atau sekadar jogging di pagi hari.

Perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari itu bisa membantu Anda menjadi lebih aktif berolahaga. Alih-alih langsung pergi ke gym atau sekadar treadmill, cobalah untuk berjalan santai atau jogging di sekitar ingkungan Anda tinggal terlebih dahulu.

Lambat laun tubuh juga akan menyesuaikan diri dengan aktivitas yang Anda lakukan. Setelahnya, barulah Anda bisa beralih ke olahraga yang lebih berat, seperti angkat beban, atau bahkan freeletics sekalipun. Dan terus ingatkan diri sendiri untuk mempertahankan gaya hidup yang aktif dan makan makanan yang sehat guna mencapai tujuan Anda.

Berapa lama normalnya Anda harus berolahraga? Dan olahraga apa yang bisa dilakukan?

Ilustrasi berlarijoyt Ilustrasi berlari
Sesuai dengan rekomendasi WHO, Anda disarankan untuk melakukan olahraga dengan aktivitas yang tidak terlalu berat  selama 150 menit per minggu. Tapi jika ingin melakukan olahraga yang berat, Anda bisa melakukannya selama 75 menit saja.

Selama waktu berolahraga, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk berolahraga terus menerus. Coba bagi beberapa sesi dalam satu hari.

American Heart Association (AHA) menyarankan sebagai berikut:

  •     Lakukan olahraga ringan selama 150 menit per minggunya, Atau lakukan olahraga selama 30 menit saja setiap hari. Bisa dilakukan dengan bersepeda atau berjalan santai keliling lingkungan rumah.
  •     Sedangkan untuk olahraga yang berat, cukup lakukan selama kurun waktu 25 menit saja per harinya. Di sini Anda bisa berolahraga seperti angkat beban, muaythai, atau bahkan bermain sepak bola atau futsal.


PenulisWisnubrata
EditorWisnubrata
Sumber

Close Ads X