Kompas.com - 07/09/2017, 19:19 WIB
Teh dengan madu, jahe, dan lemon kuzelvTeh dengan madu, jahe, dan lemon
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Jika Anda ingat saat nenek Anda memberikan sesendok madu saat Anda sakit tenggorokan, Anda pasti senang jika kami beri tahu bahwa nenek Anda melakukan hal yang benar. Penelitian menyatakan bahwa madu dapat mengurangi batuk dengan melapisi tenggorokan dan menyembuhkan iritasi.

Faktanya, madu lebih efektif melawan batuk dibandingkan dengan obat batuk. Namun jangan lupa, bahwa anak di bawah umur 12 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi madu karena berisiko terjangkit infant botulism.

4. Teh hijau

Orang Cina sudah menggunakan teh hijau sebagai penangkal sakit selama ratusan tahun, dan sekarang penelitian mendukung gagasan mereka. Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tidak hanya menurunkan risiko terkena pilek dan flu, peminum teh hijau juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga sel dalam tubuh mereka dapat melawan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit.

Jangan lupa bahwa teh hijau juga mengandung kafein. Jika Anda mempertimbangkan memberikan teh hijau kepada anak Anda, cukup hanya satu cangkir teh hijau hangat untuk mendapatkan manfaatnya.

5. Stroberi, jeruk, dan tomat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walaupun belum ada persetujuan bersama di antara para ahli nutrisi terhadap efek menyembuhkan dari konsumsi rutin vitamin C terhadap gejala pilek dan flu, beberapa studi menyatakan bahwa vitamin C dapat membantu pencegahan pilek dan flu.

Studi telah menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin C sebanyak tiga cangkir atau lebih setiap harinya (tubuh tidak dapat menyimpan vitamin C, sehingga sangat penting untuk mengonsumsi vitamin C setiap harinya) dapat berfungsi sebagai pembangun sistem kekebalan tubuh.

Tipsnya adalah dengan mendapatkan vitamin C dari makanan yang Anda konsumsi, dan bukan dari suplemen. Oleh karena itu, penuhi menu Anda dengan makanan yang kaya akan vitamin C seperti stroberi, jeruk, tomat dan brokoli.

6. Daging tanpa lemak

Zat besi sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh yang kuat dan cara yang paling efisien untuk mempertahankan tingkat zat besi yang baik adalah dengan memakan daging tanpa lemak. Tidak hanya menyediakan zat besi yang mudah diserap oleh tubuh, daging tanpa lemak juga mengandung zinc, mineral lain yang baik untuk mencegah infeksi.

Oleh karena itu, bila hidung Anda mulai merasa sedikit mampet atau berair, makanlah sepotong daging merah tanpa lemak, daging unggas, ikan atau kerang dapat membantu Anda melawan kuman.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.