Kompas.com - 07/09/2017, 22:38 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Buat Anda dan pasangan yang belum mau hamil, bukan berarti tidak boleh berhubungan seks sama sekali. Ada saat-saat di mana peluang kehamilan kecil. Kapan saja waktu aman dan terbaik berhubungan seks jika belum mau hamil?

Sebelum menentukan waktu bercinta paling aman, pahami dulu bagaimana siklus menstruasi terjadi. Pasalnya, kesuburan dan kehamilan sangat ditentukan oleh siklus ini. Setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, mulai dari 21 hingga 31 hari. Dalam satu putaran siklus haid, tubuh mengalami serangkaian perubahan.

Hari pertama siklus dimulai dari hari pertama menstruasi. Sedangkan hari terakhir siklus adalah tepat sehari sebelum menstruasi berikutnya. Pada hari pertama siklus haid, tubuh sedang meluruhkan dinding rahim (yang ditandai dengan perdarahan menstruasi).

Setelah perdarahan berhenti, terjadi masa awal ovulasi. Masa awal ovulasi disebut juga sebagai masa subur karena pada saat ini tubuh sedang mempersiapkan diri melepaskan sel telur. Jika Anda berhubungan seks pada masa ini, kemungkinan kehamilannya tinggi.

Pasalnya, sel sperma akan bertahan hidup hingga lima hari lamanya. Bila masih ada sel sperma dalam tubuh wanita ketika sel telur dilepaskan (pelepasan sel telur dinamakan ovulasi), kedua sel ini akan bertemu dan terjadilah pembuahan. Pembuahan sel yang berhasil akan tumbuh menjadi janin.

Baca juga: 8 Fakta Tentang Seks dan Kehamilan

Hindari masa subur

Masa awal ovulasi dan masa ovulasi terjadi mulai dari 7-19 hari sebelum menstruasi berikutnya. Akan tetapi hitungan ini bisa terus berubah-ubah, meskipun siklus haid setiap bulannya sama.

Bila belum mau hamil, hindari berhubungan seks tanpa alat kontrasepsi di masa subur. Saat di mana wanita tidak subur atau peluang kehamilannya kecil adalah di hari pertama menstruasi hingga hari ke-tujuh. Pada saat ini, sel telur sedang tidak diproduksi sehingga sel sperma tidak bisa melakukan pembuahan.

Setelah menstruasi selesai, ada celah waktu yang sangat sempit, yaitu 1-2 hari untuk berhubungan seks dengan risiko hamil kecil. Jika Anda bercinta tanpa alat kontrasepsi sehari setelah menstruasi selesai, sperma mungkin masih hidup dalam tubuh sampai lima hari kemudian. Setelah itu sel sperma akan mati. Sementara itu, sel telur mungkin baru akan dilepaskan berhari-hari setelah sel sperma mati. Maka, kehamilan pun sulit terjadi.

Guna mencegah kehamilan, sebagian orang memanfaatkan masa tidak subur ini untuk berhubungan seks. Cara ini disebut juga sebagai metode kalender. Akan tetapi, sesungguhnya tidak ada jaminan dan kepastian medis bahwa kehamilan tak mungkin terjadi bila Anda berhubungan seks di masa tidak subur.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.