Kompas.com - 13/09/2017, 09:02 WIB
Ilustrasi anjing galak Molly_Wolff_PhotographyIlustrasi anjing galak
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Anjing adalah salah satu hewan yang umum dipelihara banyak orang. Kepandaian dan kesetiaannya membuat orang menyukai hewan berbulu ini. Apalagi banyak pilihan jenis dan ukuran anjing untuk dipelihara.

Namun harus diingat bahwa anjing juga memiliki naluri pemangsa. Mereka keturunan predator yang dilengkapi kemampuan untuk menyerang. Maka bisa saja peliharaan lucu Anda itu tiba-tiba menggigit.

Digigit anjing adalah kejadian yang cukup umum terjadi, dan kebanyakan korban adalah anak-anak berusia antara 5 sampai 9 tahun.

Seperti kebanyakan jenis gigitan hewan, gigitan anjing biasanya dapat diobati dengan pertolongan pertama yang sederhana di rumah untuk mencegah agar virus dan bakteri dari anjing tidak menular. Karena pada dasarnya air liur hewan mengandung jutaan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Penting untuk mengetahui pola gigitan anjing. Gigi anjing bagian depan biasanya digunakan untuk menangkap korban, sedangkan gigi lainnya menarik kulit di sekitarnya saat mereka mulai menggigit. Hasil dari gigitannya bisa menjadi lubang pada kulit seperti luka tusukan, yang dibuat oleh gigi depan anjing, dan adanya luka di bagian kulit yang tergores.

Baca juga: Lakukan Ini jika Anda Digigit Ular Berbisa Saat Sendirian

Ilustrasi anjing menggigitimantsu Ilustrasi anjing menggigit
Selain itu, bila korbannya anak-anak, anjing biasanya menyerang  area leher dan wajah, terutama bibir, hidung dan pipi. Sedangkan orang dewasa lebih umum digigit pada bagian tubuh seperti bagian tangan, lengan, dan kaki.

Pertolongan pertama saat digigit anjing

Jika Anda, atau orang lain yang Anda kenal digigit anjing, maka lakukan langkah-langkah berikut untuk mengatasinya:

  •     Segera bersihkan luka yang sehabis digigit. Caranya, bilas dengan air hangat selama beberapa menit dengan kain bersih atau bola kapas.
  •     Jika luka digigit anjing belum berdarah, pegang luka dengan lembut agar mengeluarkan darah, yang akan berfungsi untuk mencegah bakteri masuk ke luka.
  •     Berikan obat pereda rasa sakit seperti parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  •     Setelahnya, Anda bisa mengoleskan salep antibiotik pada luka. Keringkan sebentar, lalu bungkus dengan perban atau kain kasa bersih.
  •     Karena bisa berisiko infeksi, National Health Service juga merekomendasikan untuk meminta bantuan medis, setelah Anda tergigit oleh anjing

Ciri-ciri infeksi setelah digigit anjing

Jika Anda mecurigai bahwa diri Anda terinfeksi, segera dapatkan bantuan medis ke klinik, puskemas atau rumah sakit terdekat. Kadang-kadang gigitan hewan yang terinfeksi dapat menyebabkan keracunan darah (sepsis), infeksi lapisan dalam jantung (endokarditis) atau infeksi lapisan luar otak (meningitis).

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X