Kompas.com - 16/09/2017, 12:10 WIB
Ilustrasi nonton film horor CREATISTAIlustrasi nonton film horor
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Bagaimanapun, film horor mungkin dapat menyebabkan seseorang meninggal karena ketakutan, terlebih lagi jika ia sudah memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Ketakutan atau stres saat menonton film horor dapat menyebabkan peningkatan produksi hormon adrenalin. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga jantung harus bekerja lebih keras dan lebih cepat untuk memompa darah.

Jika seseorang sudah mempunyai masalah pada jantungnya dan mengalami ketakutan saat menonton film horor, maka peningkatan hormon adrenalin dapat membahayakan kesehatannya.

Seorang ahli jantung dari University of Maryland pada tahun 2015 juga menemukan bahwa menonton film horor dapat menyebabkan endotelium (jaringan pada dinding pembuluh darah) menyempit. Hal ini kemudian menyebabkan menurunnya aliran darah dan meningkatnya tekanan darah. Ini juga merupakan akibat dari hormon adrenalin.

Jadi, jika akhir pekan ini Anda berencana menyaksikan seramnya badut Pennywise dalam film “It” pertimbangkanlah kondisi Anda. Jangan sampai ingin mencari hiburan tapi mendapatkan masalah kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.