Kompas.com - 24/09/2017, 22:34 WIB
Ilustrasi tidur Chad Baker/Jason Reed/Ryan McVayIlustrasi tidur
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Serangan jantung bisa datang kapan saja dan di mana saja. Bahkan ketika Anda tertidur pulas di malam hari. Karena seringnya datang “tak diundang”, tingkat kematian akibat serangan jantung saat tidur pun cukup tinggi.

Oleh sebab  itu, Anda harus mewaspadai gejala awal dari serangan jantung yang mungkin terjadi saat Anda tidur. Apa saja gejala dan tanda dari serangan jantung saat tidur?

Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah yang kaya akan oksigen tiba-tiba terhambat ke otot jantung, sehingga jantung tidak mendapat oksigen. Serangan jantung dapat disebabkan oleh penyakit jantung koroner.

Penyebab lain terjadinya serangan jantung namun kurang umum adalah penyempitan pada arteri jantung yang memotong aliran darah. Di samping itu, serangan jantung dapat juga terjadi karena adanya robekan di arteri jantung.

Serangan jantung seringkali mendadak tanpa menimbulkan gejala atau tanda apapun. Jika ada, biasanya sangat sedikit dan Anda harus peka dengan apa yang terjadi pada tubuh. Pasalnya jika aliran darah tidak dipulihkan dengan cepat, bagian dari otot jantung akan mulai mati. Serangan jantung, juga disebut dengan infark miokard adalah kejadian gawat darurat yang dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secepatnya.

Baca juga: Sayangi Jantung, Jangan Terlalu Sering Kerja Lembur

Lalu, apa saja tanda awal dari serangan jantung saat tidur yang harus Anda waspadai?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Susah tidur nyenyak

Jika waktu tidur Anda di malam hari dalam beberapa hari belakangan ini terganggu, mungkin bisa jadi tanda awal akan munculnya serangan jantung di kemudian hari. Biasanya hal ini disertai dengan rasa lelah yang berlebihan selama seharian. Namun, justru ketika malam hari tubuh sulit untuk tertidur. Apabila Anda mengalami hal ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter karena bisa saja kondisi tersebut berkaitan dengan kesehatan jantung Anda.

2. Keringat berlebihan di malam hari

Banyak berkeringat di malam hari padahal cuaca sedang tidak gerah adalah pertanda awal serangan jantung, terutama pada wanita. Namun, gejala serangan jantung saat tidur ini sering disalahpahami sebagai gejala menopause. Jika Anda terbangun dari tidur dan seprai Anda basah kuyup, atau Anda tidak bisa tidur nyenyak karena Anda terus berkeringat, ini bisa menjadi pertanda serangan jantung.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.