Bagaimana Membedakan Batik Jogja dan Solo?

Kompas.com - 03/10/2017, 19:02 WIB
Batik Wahyu Tumurun Yogyakarta Kompas.com/WisnubrataBatik Wahyu Tumurun Yogyakarta

SOLO, KOMPAS.com - Batik sudah menjadi bagian kehidupan berbusana masyarakat Indonesia. Batik juga diakui sebagai salah satu warisan budaya dunia yang harus di jaga kelestariannya. Berbagai motif batik pun bermunculan seiring perjalanan zaman.

Dari sekian banyak motif batik yang ada saat ini, batik khas Jogja (Yogyakarta) dan Solo masih menjadi incaran para pecinta batik. Lalu, dimanakah perbedaan motif batik dari dua kota yang merupakan pecahan kerajaan Mataram tersebut?

Menurut Alfa Fabela Priyatmono, Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan, Solo, ada perbedaan signifikan antara motif batik dari kota Jogja dan Solo.

"Dalam motif batik tradisional, perbedaan signifikan dari batik Jogja dan Solo terletak pada latar belakang motif dan hiasan motif. Batik jogja cenderung menggunakan background motif warna putih sedangkan Solo cenderung ke warna coklat atau gelap."

Batik SoloKompas.com/Wisnubrata Batik Solo
Walau begitu, banyak juga batik Jogja yang memiliki warna dasar hitam atau gelap. Namun warna hitam Jogja cenderung kebiruan, sementara warna gelap batik Solo kebanyakan hitam kecoklatan.

Kemudian, perbedaan kedua adalah pada motif. Meskipun masih sama-sama mempertahankan desain-desain baku dari keraton, ada hal yang berbeda. "Misalnya pada motif parang, Jogja hanya parang saja dengan latar belakang putih, tetapi parang Solo  di sisinya akan ada tambahan gambar," kata Alfa saat ditemui di kediamannya di Laweyan, Selasa (3/10/2017).

Selain itu, motif parang Solo arahnya dari kiri atas ke kanan bawah. Sedangkan motif parang Jogja menggunakan jalur sebaliknya yaitu dari kanan atas ke kiri bawah.

Kain batik dengan motif parang versi Jogja dan Solo, Selasa (3/10/2017)KOMPAS.com/ M Wismabrata Kain batik dengan motif parang versi Jogja dan Solo, Selasa (3/10/2017)
Menurut Alfa, perkembangan batik saat ini sangat dinamis namun masih juga mempertahankan motif-motif baku dari keraton, baik Keraton Jogja dan Solo, karena keduanya berasal dari satu kerajaan.

Sementara itu, menurut Tiwi Bina Affanti, Kepala Program Studi Kriya Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret Surakarta, salah satu perbedaan motif batik dari Jogja dan Solo adalah dari tekstur garis.

"Corak garis di Jogja cenderung lebih besar dan tebal, di Solo lebih kecil dan tipis,"kata Tiwi, pada hari Selasa (3/10/2017).

Tiwi menjelaskan munculnya perbedaan tersebut tidak lepas dari sejarah kedua keraton, Solo dan Jogja, sejak Perjanjian Giyanti pada masa Kerjaaan Mataram Islam.

Batik Sido Asih YogyakartaKompas.com/Wisnubrata Batik Sido Asih Yogyakarta
"Perkembangan motif batik sejak masa tersebut sangat terlihat untuk memunculkan perbedaan dari kedua kota tersebut. Batik Solo muncul istilah Latar Cemeng (pelataran hitam) dan di jogja Latar Pethak (pelataran putih)," katanya.

Sedangkan menurut beberapa pengamat batik, bila dicermati, kebanyakan batik Jogja memiliki kesan gagah dan bernilai tinggi (adiluhung) karena motif yang tegas, sedangkan batik-batik Solo menonjolkan keindahan (edi peni) dengan motif yang lebih halus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Cuaca Panas, Waspada Dehidrasi dan Heat Stroke

Feel Good
Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Delapan Trik Berbusana Lebih Nyaman Saat Cuaca Panas

Look Good
Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun 'Bunga' Biru Pucat

Kate Middleton, Cantik dalam Balutan Gaun "Bunga" Biru Pucat

Look Good
Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

Pola Hidup Sehat Negeri Matador Bikin Keuangan Anda Enggak Tekor

BrandzView
Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Melihat Tren Mode 2020 di Jakarta Fashion Week

Look Good
Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Perbesar Peluang Promosi Jabatan dengan 4 Tips Ini

Feel Good
Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Suhu Panas Melanda, Jaga Tubuh Tetap Sehat

Feel Good
Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Trik Mengusir Godaan Kantuk dan Lesu di Siang Hari

Feel Good
Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Makanan yang Jadi Sumber Kolagen Alami

Eat Good
Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Promosi Gaya Hidup Sehat Ala Michelle Obama

Feel Good
Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Feel Good
Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Bahayanya Minum Obat Kedaluwarsa

Feel Good
Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Gaji Turun? Hati-hati, Bisa Sebabkan Penurunan Kinerja Otak

Feel Good
Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Kolaborasi Levi's X Star Wars, Seperti Apa?

Look Good
Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Hai Pria, Kenali Dulu dan Jangan Minum Sembarang Obat Kuat

Eat Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X