Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet - Kompas.com

Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet

Kompas.com - 16/10/2017, 17:00 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Setiap orang yang sedang berdiet pasti tak akan melewatkan hari bebas diet alias cheating day di mana kita bisa bebas mengasup makanan apa pun tanpa rasa bersalah. Meski cheating day dianggap bisa mempercepat metabolisme, namun hal itu tak sepenuhnya benar.

Michael Roussell, Ph.D penulis buku "The Men's health MetaShred Diet", menjelaskan bahwa dalam diet memang perlu sesekali melakukan libur. Tetapi bukan berarti kita bisa bebas makan apa pun. Makan berlebihan saat libur diet justru akan memperlambat metabolisme.

Ia mengatakan, memang ada orang yang bisa makan dengan bebas saat "cheating day" tanpa angka timbangannya bertambah, tapi orang seperti itu sebenarnya langka. "Tapi untuk satu orang seperti itu, saya tahu ada lima orang lain yang hanya punya 5-6 hari bebas diet dalam setahun supaya berat badannya terjaga," ujarnya.

Salah satu kesalahan yang sering ditemui adalah hari bebas diet sebagai hari pembalasan dendam. dilansir dari laman hellosehat.com, ada empat aturan yang harus diterapkan agar "cheating day" tidak merusak diet.

- Konsumsi makanan sehat

Pada dasarnya mengkonsumsi makanan sehat harus dilakukan setiap hari. Pastikan makanan Anda tetap mengandung protein dan kaya serat meskipun sedang berlibur dari diet. Makanan kaya protein dan serat juga membantu mengontrol nafsu makan anda.

- Makan secara perlahan

Selain nikmat makanan terasa lebih lama, mengunyah makanan secara perlahan juga membuat kita akan merasa lebih cepat kenyang. Ini bisa kita jadikan salah satu trik untuk mengontrol nafsu makan yang berlebihan.

- Perhatikan porsi makanan

Aturan ini sebenarnya sama dengan aturan makan saat sedang melakukan diet. Kita tetap harus memperhatikan porsi makan kita agar tidak berlebihan. Makan dalam porsi kecil tetapi sering ternyata lebih baik daripada kita sekali makan dalam porsi besar.

- Buat versi sehat

Tidak masalah jika kita menyukai junk food. Jenis makanan tersebut tetap bisa kita konsumsi. Namun sebaiknya kita membuatnya sendiri di rumah dengan bahan yang lebih sehat, seperti membuat burger yang kaya dengan sayur mayur atau membuat pizza dengan bahan rendah lemak.


EditorLusia Kus Anna
Sumber,
Komentar
Close Ads X