Kompas.com - 17/10/2017, 08:53 WIB
|
EditorWisnubrata

Ini mungkin nasehat yang sudah sering didengar. namun ada baiknya diingatkan berulang-ulang. Seorang pelari memang membutuhkan karbohidrat untuk memberi tenaga. Tak heran bila banyak yang melakukan carbo loading (makan karbohidrat) sebelum lari. Namun mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak tentu bukan tindakan yang tepat.

Hindari makan dalam porsi besar sebelum berlari. Banyaknya makanan dalam perut saat berlari membuat perut terasa tidak nyaman. Saat berlari, proses pencernaan berjalan lamban dan aliran darah ke dalam sistem gastro-intestinal (GI) dialihkan ke otot untuk berolahraga. Akibatnya makanan tidak dapat dicerna dengan normal dan akan menimbulkan efek samping seperti kram.

Bila Anda berlari di pagi hari dalam jarak pendek, mungkin Anda tidak perlu makan apapun sebelumnya. Berlari satu jam dengan perut kosong tidak akan jadi masalah. Namun bila Anda lari di siang atau sore hari, maka asupan makanan perlu diperhitungkan. Berilah jeda minimal satu atau dua jam antara makan dan lari. Biarkan perut mencerna makanan dahulu.

Cara lain adalah dengan makan dalam porsi kecil namun lebih sering agar kadar gula stabil dan tubuh mendapatkan energi untuk lari. Pilihlah makanan yang mengandung protein atau karbohidrat yang lebih mudah dicerna. Hindari makanan berlemak, manis, atau terlalu berserta karena akan merepotkan saat lari.

3. Terlau banyak atau kurang minum 

Jangan menggelontor tubuh dengan air minum sebelum lari. Bukannya terhidrasi dengan baik, anda justru malah bisa kembung karena air dan sulit berlari. Lebih baik jika kita minum sedikit-sedikit namun terus menerus sepanjang hari.

Ilustrasi minum air saat udara panasJupiterimages Ilustrasi minum air saat udara panas
Terlalu banyak minum atau bahkan dehidrasi akan membahayakan tubuh kita. Kadar air yang dibutuhkan oleh tubuh biasanya dua liter dalam sehari. Namun, indikator kebutuhan air ini bisa dilihat dari warna urine kita. Jika warna urine jernih maka itu tanda bahwa kita cukup minum, sebaliknya jika berwarna kuning pekat lebih baik kita banyak mengkonsumsi air.

Perlu diperhatikan bahwa mengkonsumsi kafein dan pemanis buatan sebelum berlari juga tidak disarankan. Kafein dapat memicu detak jantung dan pemanis buatan dapat menimbulkan tekanan dalam perut selama berolahraga.

Baca :Mengatasi Nyeri Otot Setelah Lari

4. Lupa ke toilet

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.