Kompas.com - 18/10/2017, 09:41 WIB
Ilustrasi kosmetik berbahaya ThitareeSarmkasatIlustrasi kosmetik berbahaya
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Berdasarkan data yang dimiliki Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), selama lima tahun terakhir terdapat 118.000 produk kosmetik baru yang didaftarkan. Artinya, dengan banyaknya jumlah produk dan pengguna kosmetik di Indonesia, pengawasan akan keamanan kosmetik juga semakin dibutuhkan.

Namun, permasalahannya, tak sedikit kosmetik ilegal dengan bahan berbahaya yang luput dari pengawasan dan telah beredar luas di masyarakat. Lantas bagaimana caranya untuk membedakan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan kosmetik yang aman untuk kulit?

Dr Narizka Rahmadhiani, Dokter Umum dari Universitas Trisakti mengatakan, terdapat beberapa cara untuk membedakan kosmetik yang aman digunakan untuk kulit atau yang tidak aman untuk kulit.

"Lihat sertifikasi produk, seperti apakah produk tersebut terdaftar di BPOM atau tidak, biasanya ada di setiap kemasan," kata Dr Narizka kepada Kompas Lifestyle usai acara peluncuran Skin Brightener Series di Klinik Hang Lekiu, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Ilustrasi kosmetik berbahayahumonia Ilustrasi kosmetik berbahaya
Selain itu, cobalah lihat komposisi bahan yang terkandung di dalamnya, apakah menggunakan kandungan SLS (Sodium Lauryl Sulfate) berlebih atau mengandung merkuri yang justru malah membuat kulit menjadi iritasi bahkan menimbulkan penyakit seperti kanker kulit.

"Kalau di pembersih seperti sabun kulit untuk badan atau cuci muka, kalau yang pakai SLS buih busanya terlihat lebih banyak, berbeda dengan produk yang tidak memakai SLS," terangnya.

Cara unik lain yang bisa dilakukan misalnya dengan menguji kosmetik yang mengandung merkuri menggunakan perhiasan emas baik cincin, kalung atau gelang. Caranya dengan mengoleskan produk kecantikan tersebut ke punggung telapak tangan, lalu digosok dengan emas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apabila warna produk itu berubah menjadi hitam maka kosmetik itu mengandung merkuri," pungkasnya.

Maka dari itu, lebih selektiflah memilih produk-produk kosmetik kecantikan, jangan hanya karena harga murah, telah di pakai oleh artis kenamaan atau hal lainnya, lantas Anda ikut-ikutan untuk mencobanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.