Kompas.com - 22/10/2017, 16:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hampir semua ibu akan mengalami masa-masa di mana anak mereka akan mencoba berbohong. Sebagian besar ibu, dengan menggunakan nalurinya, pasti akan tahu kapan anak-anak mereka berbohong bahkan jika anak-anak mereka sudah bersumpah telah berperilaku baik.

Tapi sekarang seorang ahli bahasa tubuh telah mengungkapkan tiga tanda yang bisa menunjukkan bahwa anak-anak telah berbohong kepada Ibu.

Psikolog Judi James mengatakan, yang harus Ibu lakukan hanyalah melihat ke wajah anak untuk melihat apakah mereka mengatakan yang sebenarnya.

Judi mengatakan, "Anak akan sering membesarkan bola matanya, mengangkat alis, dan berkata 'Saya tidak melakukan itu' dan kemudian tiba-tiba Ibu akan mendapatkan sedikit isyarat penolakan, seperti ekspresi wajah lucu dengan memainkan mulut. "

Sementara itu, ia juga mengungkapkan dua tanda lain yang harus diwaspadai pada anak-anak yang berbohong.

Anak yang berbohong biasanya bersikeras bahwa mereka tidak melakukan hal yang nakal atau terkadang mereka akan mengungkapkan kebenarannya atau mengaku, namun disertai sebuah permohonan untuk diberi belas kasihan.

Judi menambahkan, terkadang, alih-alih memutar kepala dengan tanda 'tidak', pada akhirnya anak akan mengangguk dan mengatakan kebenarannya.

Sebuah studi menemukan bahwa anak-anak yang terbiasa bohong di usia dini lebih cenderung melakukannya dengan baik di kemudian hari.

Sebuah penelitian di Kanada terhadap 1.200 anak yang berusia dua sampai 17 tahun menemukan bahwa mereka yang mampu berbohong sejak dini lebih cerdas.

Para ahli dari Institute of Child Study di Toronto University mengatakan berbohong memerlukan proses yang kompleks karena anak harus mengarang/membayangkan sebuah cerita. Ini adalah indikator bagus tentang IQ anak. (Nakita.grid.id/Avrizella Quenda)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber NAKITA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.