Kompas.com - 26/10/2017, 19:42 WIB
Ilustrasi orang memakai masker DragonImagesIlustrasi orang memakai masker
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Daya tahan tubuh merupakan bagian penting untuk menjaga kita tetap sehat sehingga bisa menjalani kehidupan yang menyenangkan. Tapi seringkali kita mengabaikan soal daya tahan tubuh ini dan baru ingat setelah dalam kondisi sakit.

Ahli nutrisi Dr. Matthews Lantz Blaylock PhD mengatakan ada tiga fungsi daya tahan tubuh, yakni melindungi tubuh dari berbagai macam patogen seperti bakteri, memperbaiki sel rusak yang tidak sehat, dan menjaga tubuh dari partikel asing seperti polusi atau debu.

Terdapat dua bagian sistem daya tahan tubuh antara lain genetik-- yakni respon alami tubuh terhadap setiap paparan antigen--serta sistem adaptif yang dipengaruhi oleh gaya hidup.

"Nah bagian paling besar tergantung dari aspek adaptif, dan itu tergantung pada pola makan seseorang dan gaya hidupnya," kata Matthews saat peluncuran Airborne, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Dia menambahkan, asupan makanan yang segar dan alami merupakan salah satu kunci mendapatkan daya tahan tubuh. Selain makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak yang merupakan sumber energi, yang tak kalah penting untuk daya tahan tubuh adalah vitamin dan mineral.

"Ada beberapa vitamin dan mineral yang berfungsi dalam tubuh sebagai antioksidan seperti--Vitamin C, A, E dan mineral seperti Zinc--itu semua penting untuk jaga daya tahan tubuh," katanya.

Baca juga : 6 Makanan Jitu untuk Meredakan Pilek dan Flu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Matthews menambahkan, untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral agar daya tahan tubuh terjaga, setidaknya perlu makan lima porsi sayuran dan buah setiap hari. Namun konsumsi lima porsi itu masih jarang dilakukan, terutama di Indonesia.

Hasilnya, seringkali sakit menyerang tiba-tiba karena daya tahan tubuh lemah. Setelah itu baru timbul kesadaran minum vitamin dan mineral cukup. Dengan kata lain kebiasaan yang terjadi adalah pre-aktif dengan kesehatan. Padahal yang dibutuhkan adalah proaktif, di mana pencegahan diutamakan.

"Nah, dalam kondisi ini suplemen menjadi penting untuk melengkapi pola makan yang berantakan. Apalagi kaum urban kan jarang makan lima porsi sayur dan buah per hari. Suplemen bisa bantu orang untuk pola makan sehat," katanya.

Baca juga : Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Konsumsi Nanas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.