Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 21/09/2022, 19:57 WIB

KOMPAS.com - Tengoklah kaki Anda. Apakah kukunya tumbuh di luar kendali?

Anda mungkin tidak begitu memikirkan kapan saatnya menggunting kuku. Dan saat melakukannya, anda mungkin hanya sekedar mengguntingnya.

Memang, memotong kuku adalah hal mudah. Tapi jika anda tidak melakukannya dengan benar, anda mungkin akan mendapat masalah besar-seperti terluka saat memotongnya.

Inilah hal-hal yang harus anda tahu tentang memotong kuku-baik dari alat yang tepat dan teknik untuk mempermudah dalam memotongnya.

Apa Alat Terbaik Untuk Memotong Kuku Anda?

Ini mungkin terdengar boros, tapi Anda sebaiknya memiliki dua pasang pemotong kuku di lemari: satu untuk kuku tangan dan satu untuk kuku kaki.

Christopher R.Hood, Ahli Ortopedi dan Pengobatan Olahraga dari Pottstown, Pennsylvania, mengatakan bahwa pemotong untuk kuku jari kaki berukuran lebih besar, lebar dan tebal daripada pemotong kuku untuk jari tangan.

"Bentuk tersebut memungkinkan anda membuat potongan yang lebih halus," tambahnya.

Memiliki alat khusus untuk kedua bagian tubuh tersebut juga mampu menjadi perlindungan. "Ini mencegah penyebaran jamur atau bakteri dari kaki ke tangan, juga sebaliknya," tambahnya.

Selain itu, Hood juga menyarankan kita agar mebersihkan gunting kuku yang telah kita gunakan.

"Anda bisa merendamnya dalam detergen atau sabun anti bakteri yang dicampur dengan air hangat atau panas selama 10-15 menit. Lalu, jangan lupa untuk mengeringkannya agar tidak karatan," papar Hood.

Berapa sering Seharusnya Kita Memotong Kuku?

Kuku jari kaki tidak tumbuh secepat kuku di jari tangan, jadi tidak perlu terlalu sering memotongnya.

Ilustrasi memotong kukuRobertoDavid Ilustrasi memotong kuku
Dr.Hood juga menjelaskan bahwa pada umumnya, kuku di jari tangan tumbuh rata-rata 2-3 millimeter dalam sebulan. Sementara itu, kuku di jari kaki tumbuh 1-2 millimeter dalam sebulan.

"Rentang waktu yang tepat untuk memotong kuku jari kaki adalah 6-8 minggu," paparnya.

Jika Anda adalah manusia super aktif mungkin anda tidak ingin menunggu waktu lama untuk memotongnya.

Ellie Nasser, podiatris dari The department of orthopedics di Geisinger Health System, menjelaskan bahwa atlet, khususnya pelari, harus sering memotong kuku.

Tekanan karena kuku yang panjang din dalam sepati saat latihan bisa menyebabkan pendarahan subungual (pemdarahan di bawah kuku) yang menyakitkan.

"Pada akhirnya, peristiwa ini juga bisa menyebabkan kuku mengelupas," tambahnya.

Baca : 7 Cara Menjaga Kesehatan Kuku

Bagaimana Cara Memotong Kuku yang Baik?

Pertama, anda harus menentukan waktu memotong kuku jari kaki. Sebelum atau sesudah mandi? Dr. Jeffrey D.Lehrman dari Crozer Keystone Health System menjelaskan bahwa untuk kuku yang sangat tebal, lebih baik memeotongnya setelah direndam atau setelah mandi air hangat.

Di sisi lain, kuku cenderung rapuh, mudah robek atau patah saat anda memotongnya dalam keadaan basah. Jadi bila kuku Anda tidak terlalu tebal, potonglah sebelum mandi. "Ini akan membuat potongannya lebih rapi dan halus," papar Dr.Hood.

Ilustrasi kuku sehatDmitrii Kotin Ilustrasi kuku sehat
Memotong kuku memang nampak sepele. Tapi, ada peraturan yang harus anda ingat saat memulainya.

Aturan pertama, anda harus memotongnya dengan lurus.

"Mulailah dengan alat pemotong 1-2 millimeter dari kuku samping-titik awal sudut- sehingga Anda dapat menciptakan bagian tepi yang lurus dan bagus. Kemudian, Anda bisa memotong sisi lain dengan potongan sekunder," Tambah Dr.Hood.

Mengapa harus memotong kuku dengan lurus? Ini adalah cara terbaik untuk menangkal kuku kaki yang tumbuh ke dalam, kondisi menyakitkan dimana sisi kuku tumbuh ke kulit, menyebabkan iritasi, bengkak, atau bahkan infeksi.

Jika anda memotongnya dengan miring, ini akan berisiko mengubah pertumbuhan kuku di masa depan dan menyebabkan kuku kaki tumbuh ke dalam," ucapnya.

Baca :Kuku Kaki Jadi Petunjuk Risiko Kanker

Berapa Pendek Seharusnya Kita Memotong Kuku Kaki?

Dr. Ellie Nasser menjelaskan bahwa aturan praktis memotong kuku kaki adalah dengan memotong bagian sisi dan ujung kuku.

"Memangkas kuku terlalu pendek bisa meningkatkan risiko tumbuhnya kuku kaki ke dalam. Potonglah 1-2 millimeter di ujung kuku," ucapnya.

Sebaliknya, membiarkan kuku panjang terlalu lama dapat menyebabkan luka yang sangat mengerikan.

"Kami melihat luka kuku yang disebabkan oleh kuku yang terlalu lama panjang. Ini juga bisa menyebabkan kaos kaki robek saat memakainya atau semua kuku Anda akan rusak," ucap Dr. Lehrman.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.