Kompas.com - 17/11/2017, 15:12 WIB
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Fashion show yang digelar oleh Victoria's Secret di Shanghai tak berlangsung seperti yang diharapkan. Acara itu "melorot" lebih cepat daripada tali renda pada lingerie murahan. Mengapa?

Katy Perry, salah satu aktris yang akan tampil, dan sejumlah model papan atas lainnya, termasuk Gigi Hadid dilarang masuk China. Penyanyi 'Swish Swish' tersebut telah mengajukan visa untuk masuk China namun ditolak.

Pada awalnya, penyanyi dan penulis lagu Amerika Serikat tersebut mendapat informasi bahwa dirinya bisa mendapatkan visa China.

Tapi, keputusan tersebut ternyata dibatalkan setelah pemerintah China mendapat informasi mengenai insiden kontroversial dari tahun 2015 di Taipei, ibu kota Taiwan.

Saat itu, Katty Perry mengenakan gaun berwarna kuning cerah kerlap-kerlip dengan aksen bunga matahari pada bagian dada selama pertunjukannya di Taipei.

Kostum yang dikenakan itu menimbulkan kemarahan China karena bunga matahari adalah simbol mereka yang anti-China.

Pada akhir penampilannya, Perry juga mengibarkan bendera Taiwan untuk menunjukkan dukungan bagi negara yang memerdekakan diri dari China dan dianggap membelot itu.

Sebuah sumber ekslusif mengatakan bahwa pada awalnya Katty Perry mendapatkan visa untuk tampil pada acara Victoria's Secret di Shanghai. Tapi, para pejabat China berubah pikiran dan menarik visanya.

"Untuk setiap artis yang akan tampil di China, para pegawai kedutaan menyelidiki media sosial dan laporan pers tentang mereka untuk melihat apakah mereka telah melakukan sesuatu yang dianggap menyinggung negara," ungkap sumber tersebut.

Beberapa tahun yang lalu, Maroon 5 dilarang tampil di China karena salah satu anggota band mengucapkan selamat ulang tahun untuk Dalai Lama lewat akun twitternya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber nypost.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.