Suami Harus Dukung Istri Beri ASI, Ini Alasannya...

Kompas.com - 21/11/2017, 10:56 WIB
Sejumlah ibu menyusui bayinya serentak saat acara Peringatan Pekan ASI Sedunia di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di Jakarta, Rabu (3/8/2016). KPPPA akan mendorong seluruh kementerian dan instansi pemerintah daerah untuk memiliki ruang laktasi dan penitipan anak. Hal ini bertujuan agar para ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. KOMPAS/RIZA FATHONISejumlah ibu menyusui bayinya serentak saat acara Peringatan Pekan ASI Sedunia di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di Jakarta, Rabu (3/8/2016). KPPPA akan mendorong seluruh kementerian dan instansi pemerintah daerah untuk memiliki ruang laktasi dan penitipan anak. Hal ini bertujuan agar para ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Anda para suami, sudah sepantasnya untuk terus memberikan dorongan dan dukungan kepada istri yang hendak memberikan air susu ibu ( ASI) secara eksklusif kepada anak.

Sudah menjadi pemahaman umum bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI mengandung berbagai nutrisi sempurna, yang amat penting bagi kesehatan bayi sejak dia dilahirkan.

Dalam ASI pula terkandung antibodi yang tidak dapat direkayasa secara medis.

Namun tak hanya itu, ada juga beberapa keuntungan yang akan dirasakan bagi ibu yang menyusui.

Ternyata, wanita menyusui, memiliki risiko 10 persen lebih rendah untuk terkena serangan jantung atau stroke di masa depan.

Demikian hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Heart Association, seperti dikutip laman NDTV.

Baca juga : Dilema Donor ASI

Penelitian tersebut menganalisa data dari 289.573 wanita China yang berpartisipasi dalam riset the China Kadoorie Biobank.

Seluruh perempuan itu memberikan informasi rinci tentang sejarah reproduksi dan faktor gaya hidup lainnya.

Terungkap pula, menyusui ternyata membantu ibu membakar kalori lebih cepat, sehingga memudahkan hilangnya berat badan pasca kehamilan.

"Manfaat kesehatan bagi ibu dari menyusui dapat dijelaskan dengan 'mengatur ulang' metabolisme ibu yang lebih cepat setelah kehamilan."

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X