Kompas.com - 22/11/2017, 12:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Dibanding satu dekade lain, gambaran sebuah kantor modern di era digital ini sudah jauh berubah. Selain hubungan antara atasan dan bawahan yang lebih cair, suasana kerja juga cenderung lebih santai. Kendati demikian, ternyata masih banyak orang yang benci pekerjaannya, terutama setelah bekerja beberapa lama.

Riset bertajuk Happiness Work pada sebuah perusahaan perekrut tenaga kerja Robert Half menunjukan bahwa ketika seorang pekerja mencapai usia 35 tahun, antusiasme pada pekerjaanya mulai berkurang.

Dari 2000 orang yang disurvei, sekitar 1 dari 10 orang dari kelompok pekerja berusia 18-34 tahun mengatakan bahwa pekerjaan yang dilakoninya tidak lagi membuatnya bahagia. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding dengan pekerja berusia di atas 35 tahun. Sebanyak 1 dari 6 karyawan mengatakan tidak bahagia dengan pekerjaannya.

Penurunan kepuasan kerja ini bisa disebabkan karena jenjang karir yang telah meningkat.  Jabatan yang tinggi juga berarti beban pikiran atau stres ikutan naik. Para karyawan di kelompok usia 35 tahun ke atas juga menghadapi tantangan untuk menyeimbangkan kehidupan keluarga dan hubungannya.

Ketidakpuasan kerja itu juga dirasakan karyawan lebih senior. Mereka yang berusia 55 tahun merasa bahwa mereka kerap merasa tidak dihargai di tempat kerja dan tidak memiliki teman.

Menyeimbangkan kehidupan dan kesuksesan pekerjaan memang makin sulit seiring bertambahnya usia.

Inilah yang menyebabkan generasi muda lebih mencintai pekerjaan mereka dibandingkan generasi sebelumnya. Mengapa ini terjadi? Sudah menjadi rahasia umum bahwa mencari pekerjaan di era milenial ini memang susah. Lapangan kerja yang sempit dan adanya pasar bebas membuat generasi masa kini sulit menemukan pekerjaan. Inilah yang membuat mereka begitu antusias saat mendapat pekerjaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.