Trik Mengalihkan Anak dari Gadget - Kompas.com

Trik Mengalihkan Anak dari Gadget

Kompas.com - 27/11/2017, 19:00 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Banyak orangtua yang bingung menghadapi anak yang keranjingan gadget. Dilarang anak justru menangis dan rewel, jika dibiarkan takut semakin kecanduan. Banyak orangtua yang akhirnya pasrah membiarkan anak-anaknya lengket dengan gadget.

Ada juga orangtua yang memilih menerapkan disiplin dengan keras saat menghadapi anak yang semakin keasyikan bermain gadget.

Dokter spesialis anak, Markus M Danusantoso mengatakan, anak-anak bermain gadget karena dianggap asyik—memberikan suara, penuh warna, dan juga sifat interaktifnya.

“Kalau mau dialihkan, maka anak harus memeroleh respon sama,” kata Markus saat acara peluncuran 50 permainan edukatif untuk tumbuh kembang anak dari Eearly Learning Centre (ELC), di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Saat dialihkan dari gawainya, jangan biarkan anak bermain sendiri, melainkan didampingi orangtua. Jika anak hanya dilarang memegang gadgetnya, lalu aktivitasnya itu tidak diganti dengan yang lain, pasti anak akan merengek lagi meminta gadget.

Keberadaan orangtua bertujuan untuk memberikan respon positif lewat interaksi dalam permainan baru. Dengan diajak bermain bersama, anak biasanya akan lupa dengan gadgetnya.

“Karena kodrat manusia kan mahluk sosial—dia mencari gadget karena mencari interaksi—kalau inetraksi beralih dengan pendampingan (permainan bersama), mungkin akan lupa dengan gadget,” kata Early Learning Centre (ELC) Child Development Specialist ini.

Untuk jenis permainan, Markus mencontohkan orangtua bisa mendampingi anak saat bermain air. Dalam pendampingan itu, berikan interaksi seperti mengajarkan alasan sebuah barang tenggelamm, muncul dan mengambang. Tentunya dengan memperagakan dengan benda-benda tertentu seperti mainan bebek dari karet.

“Dengan begitu, anak-anak akan temukan pengalaman baru yang enggak dia dapat di gagdet. Mereka akan berpikir, oh ternyata main dengan ini lebih menarik karena bisa memegang, menarik, merasakan air sebenarnya,” kata Markus.


EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

Puma Luncurkan Kembali Sepatu Gaya Tahun 90-an

Puma Luncurkan Kembali Sepatu Gaya Tahun 90-an

Look Good
Bahaya Tak Membahas Soal Seks dengan Pasangan Sebelum Menikah

Bahaya Tak Membahas Soal Seks dengan Pasangan Sebelum Menikah

Feel Good
Cara untuk Pastikan si Kekasih Masih Sayang...

Cara untuk Pastikan si Kekasih Masih Sayang...

Feel Good
Anak Perempuan Harry dan Meghan Mungkin Tak Dapat Gelar Bangsawan

Anak Perempuan Harry dan Meghan Mungkin Tak Dapat Gelar Bangsawan

Feel Good
Waspadai, 4 Tanda Pernikahan Tanpa Cinta...

Waspadai, 4 Tanda Pernikahan Tanpa Cinta...

Feel Good
5 Cara Putihkan Ketiak Pakai Kentang...

5 Cara Putihkan Ketiak Pakai Kentang...

Feel Good
Malas Cuci Tangan Juga Bisa Timbulkan Kematian

Malas Cuci Tangan Juga Bisa Timbulkan Kematian

Eat Good
Agar Awet Muda, Hentikan 8 Kebiasaan Ini

Agar Awet Muda, Hentikan 8 Kebiasaan Ini

Look Good
Paul Pogba dan Cerita Sneakers Adidas

Paul Pogba dan Cerita Sneakers Adidas

Look Good
Wisata Sejarah di Bekas Pabrik Bir Heineken

Wisata Sejarah di Bekas Pabrik Bir Heineken

Feel Good
Simaklah, 6 Tips Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Alasannya...

Simaklah, 6 Tips Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Alasannya...

Eat Good
Takut pada Boneka, Wajarkah?

Takut pada Boneka, Wajarkah?

Feel Good
Bertamasya Menyusuri Kanal di Amsterdam

Bertamasya Menyusuri Kanal di Amsterdam

Feel Good
Pebasket Lonzo Ball Dipaksa Tutup Tato Selama Pertandingan

Pebasket Lonzo Ball Dipaksa Tutup Tato Selama Pertandingan

Look Good
Sering Sakit Punggung, Coba Lakukan 6 Gerakan Ini...

Sering Sakit Punggung, Coba Lakukan 6 Gerakan Ini...

Feel Good
Close Ads X