Kompas.com - 29/11/2017, 06:10 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tak perlu diragukan, membersihkan telinga dengan cotton bud pasti terasa sangat enak. Namun, pakar kesehatan benar-benar ingin setiap orang untuk berhenti membersihkan telinga dengan cotton bud, tusuk gigi, jepit rambut dan barang-barang yang membahayakan lainnya.

Meskipun terasa enak, membersihkan bagian dalam telinga dengan korek kuping sebenarnya bukan ide yang sehat.

Keberadaan kotoran telinga atau dikenal sebagai serumen, berfungsi untuk menjaga kulit tetap lembab dan menghalangi infeksi, kata Ana Kim, M.D., seorang ahli otolaringologi di Columbia Doctors dan profesor otolaringologi di Columbia University Medical Center.

Memakai cotton bud untuk membersihkan, malah akan mendorong kotoran ke dalam, kata Ileana Showalter, M.D. Jika terlalu dalam, akhirnya akan menyebabkan gangguan pendengaran karena gendang telinga tertusuk korek kuping.

Kulit di saluran telinga cukup halus, sehingga penggunaan cotton bud malah akan merusaknya dengan mudah, membuat pintu masuk bakteri. "Akhirnya berisiko mengalami infeksi. Sebenarnya, kita harus menghindari memasukkan sesuatu ke dalam telinga," kata Kim.

Jadi, bagaimana cara menjaga kebersihan telinga? Caranya sama seperti membersihkan seluruh tubuh: dengan mengelap lembut di bagian luar. Tak perlu membersihkan bagian dalam sama sekali, karena sisa kotoran akan hancur sendiri.

“Kondisi alam membuat telinga menjadi permukaan pembersih diri," kata Kim.

Jika tetap harus menggunakan cotton bud, pastikan untuk membersihkan di bagian luar telinga agar bisa menghilangkan kotoran di luar.

Satu-satunya pengecualian untuk peraturan ini adalah saat kotoran telinga mulai membuat gangguan pendengaran, penyumbatan, atau megeluarkan sesuatu yang berwarna kuning atau cokelat, kata Kim.

Namun, bukan berarti bisa menggunakan cotton bud. Bila ingin benar-benar membersihkan sendiri, maka bisa dengan alat bersih-bersih telinga semacam Debrox.

Bila cara itu tak ampuh dan merasa memiliki masalah pendengaran karena kotoran telinga, segera temui dokter. Cara paling aman untuk membuka sesuatu yang menghalangi telinga adalah dengan menyerahkan ke ahlinya, kata Kim.

Jika kotorannya lunak, maka akan dibersihkan melalui teknik isap, sementara bila sulit, maka akan menggunakan kuret serumen untuk masuk ke dalam telinga dan menariknya keluar.

Dokter secara visual akan memperbesar telinga untuk memastikan membersihkan tanpa merusak bagian dalam telinga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.