Kompas.com - 12/12/2017, 10:21 WIB
Keaton, anak laki-laki korban bullying di sekolahnya. Nypost.comKeaton, anak laki-laki korban bullying di sekolahnya.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sambil menangis tersedu-sedu, Keaton, seorang anak laki-laki asal Tennessee, Amerika Serikat, menceritakan ulah teman-temannya yang mem-bully dirinya. Video yang menyentuh itu direkam oleh sang ibu, Kimberly Jones lalu diunggahnya di Facebook dan menjadi viral.

Dalam akun Facebooknya, Jones mengungkapkan ia menjemput anak lelakinya itu pulang sekolah lebih awal karena ia terlalu takut untuk makan siang. Menurut Jones, ini bukan pertama kalinya Keaton pulang cepat.

Keaton mengatakan bahwa siswa lain memanggilnya dengan sebutan "jelek", mengolok-olok hidungnya dan mengatakan bahwa dia tidak memiliki teman.

Dia juga mengaku bahwa teman-temannya menumpahkan susu dan meletakkan ham di bajunya.

"Mengapa mereka mem-bully dan apa gunanya?" kata Keaton sambil terisak.

"Mengapa mereka menemukan kebahagiaan dengan mempermainkan orang yang tidak bersalah dan menemukan cara untuk bersikap jahat terhadap mereka? Itu tidak baik," tambahnya.

Keaton juga berkatan bahwa mereka yang berbeda tidak perlu dikritik soal itu. Itu bukan salah mereka.

"Jika Anda diolok-olok, jangan biarkan hal itu mengganggu Anda," ucapnya.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 20 juta kali pada hari Minggu (10/12) dan membuat Keaton banjir dukungan, termasuk dari para selebritis dan atlet.

Sebuah laman untuk mengumpulkan donasi demi pendidikan masa depan Keaton telah berhasil mengumpulkan lebih dari $29.000 atau setara dengan 329 juta rupiah.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber nypost.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.