Kompas.com - 17/12/2017, 07:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorGlori K. Wadrianto

Para dokter dan spesialis hormon mengatakan, menuruti nafsu makan saat siklus kewanitaan ini datang bukanlah masalah besar. Hal itu malah lebih baik daripada mencoba untuk menolak hasrat tersebut.

Chiropractor Vincent Caruso dari New Jersey Total Health menjelaskan, efek kecanduan semacam ini disebabkan karena ketidakseimbangan hormon.

"Perut membutuhkan makanan manis untuk mengembalikan keseimbangan."

"Sementara itu, jantung membutuhkan makanan berlemak untuk melanjutkan keseimbangan," ucapnya.

Jika, kamu khawatir berat badan bakal bertambah karena siklus kewanitaan ini, kamu bisa mengurangi konsumsi makanan olahan, kafein alkohol, dan kabohidrat olahan dua minggu menjelang datangnya menstruasi.

Kamu juga dapat meningkatkan asupan serat dan protein. Protein ini membantu menstabilkan gula darah dan produksi hormon yang bertanggung jawab atas meningkatnya nafsu makan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.