Kompas.com - 26/12/2017, 18:25 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorAmir Sodikin

KOMPAS.com - Orang yang sudah menikah dapat berbangga diri. Mereka punya banyak alasan untuk hidup bahagia.

Punya teman untuk saling berbagi suka duka dan bebas dari kesepian membuat mereka merasa bahagia dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Inilah efek persahabatan (friendship) yang menjadi unsur penting sebuah pernikahan bosa berujung lebih bahagia. 

Masih ada banyak alasan mengapa menikah bisa mendatangkan kebahagiaan. Riset terbaru menunjukkan bahwa individu yang telah menikah memiliki peningkatan kesejahteraan dan kepuasan hidup.

Peneliti mengumpulkan data dari dua survei di Inggris untuk memeriksa manfaat perkawinan. Pemimpin riset ini, Shawn Grover dan John Helliwell dari Vancouver School of Economics di Kanada, mengamati Survei dari the British Household Panel.

Survei tersebut mengumpulkan data dari 30.000 orang antara tahun 1991 dan 2009, untuk mengetahui bagaimana kepuasan hidup secara keseluruhan di Inggris.

Periset juga melihat Survei Kependudukan Tahunan antara tahun 2011 dan 2013, yang menyediakan data 328 ribu orang Inggris dan mengungkapkan perbedaan antara tingkat kepuasan hidup di antara yang menikah dan yang belum menikah.

Baca juga : Bagaimana Cara Cepat Hamil Setelah Menikah?

Setelah melakukan pengamatan dengan cermat terhadap kedua kumpulan data tersebut, mereka menemukan bahwa pernikahan secara signifikan dapat meningkatkan kepuasan hidup, terutama bagi mereka yang berusia lanjut.

Hasilnya, periset memenukan bahwa mereka yang telah menikah memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi daripada mereka yang belum menikah.

"Ini menunjukkan bahwa pernikahan dapat membantu meringankan penyebab kekecewaan dalam kehidupan sehari-hari dan manfaat pernikahan ini tidak hanya berlangsung dalam waktu yang singkat," ucap para periset dalam penelitian tersebut.

Para periset juga melihat efek persahabatan yang dapat terjadi antara pasangan dan menemukan bahwa ini bisa menjadi kunci kebahagiaan pernikahan jangka panjang.

Para periset menyimpulkan bahwa manfaat pernikahan jauh lebih besar bagi mereka yang juga menganggap pasangan mereka sebagai sahabat.

Sayangnya, kita harus memikirkan masak-masak keputusan untuk menikah ini. Pernikahan tidak semudah yang kita bayangkan.

Pernikahan adalah komitmen sekali seumur hidup.  Terkadang, keinginan selingkuh juga bisa muncul dalam pernikahan. Jadi, ada banyak hal yang ahrus kita pertimbangkan.  Salah satunya, Apakah Penghasilan Sudah Cukup untuk Menikah?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.