Kompas.com - 31/12/2017, 18:45 WIB
Penulis mengobrol dengan dengan Dr Prashanth. Dok Karim RaslanPenulis mengobrol dengan dengan Dr Prashanth.
|
EditorAmir Sodikin

KOMPAS.com - Bahasa tubuh adalah bagian penting dari komunikasi. Hanya dengan melihat gerakan tubuh, terkadang orang lain bisa mengerti apa yang ingin kita ucapkan.

Berikut adalah beberapa kesalahan bahasa tubuh yang biasa terjadi namun tak semua orang menyadari, terutama generasi milenial. Jika Anda bisa mengakhiri kebiasaan ini, Anda pasti akan berterima kasih pada diri Anda nanti.

1. Fidgetting

Menghadapi saat-saat yang penting dalam hidup memang kerap membuat kita gelisah. Jika kegelisahan ini sering terjadi, maka ini ada hal yang tidak beres dengan diri Anda.

Biasanya, orang cenderung melakukan fidgetting atau gerakan kecil dangan kaki atau tangan dan dilakukan secara tidak sadar dan berulang-ulang.

Pakar bahasa tubuh, Tonya Reiman mengatakan bahwa fidgetting menunjukkan kegugupan dan kurangnya kekuatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fidgetting ini merupakan respons dari kecemasan, bisanya berupa gerakan seperti memutar-mutar kunci atau menyentuh rambut dengan jari tangan.

Tentu saja gerakan ini cukup mengganggu. Selain itu, sering menyentuh rambut juga bisa merusak rambut Anda. Kebiasaan ini memang sulit dihentikan.

Tapi, Anda bisa mencoba menghentikannya dengan bermain stress ball atau bola stres saat rasa gugup menerpa.


2. Menyilangkan lengan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.