Kompas.com - 08/01/2018, 14:55 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Bahkan, saat dewasa, anak-anak dari perceraian dapat memiliki masalah dengan hubungan sosial, dan mengalami penurunan level kesejahteraan psikologis dibanding teman sebayanya. 

Tentu saja, ini juga merupakan sebuah pernyataan generalisasi. Sebab, banyak pula anak dari keluarga yang bercerai yang justru lebih sejahtera dibanding mereka yang datang dari keluarga utuh.

Tak sedikit anak yang bisa keluar dari persoalan dan tekanan di dalam rumah, untuk kemudian menyesuaikan diri, dan muncul menjadi anak yang baik. Jadi, perpisahan orangtua tentu tak bisa dijadikan "kambing hitam".

"Nah, penelitian kali ini secara khusus menyasar kaitan spesifik antara perceraian orangtua dan tingkat ketahanan tubuh si anak," kata Murphy.

"Beberapa bukti menunjukkan situasi di mana orangtua dapat terus berkomunikasi dan bekerja sama dalam perawatan anak setelah perceraian mendatangkan pengaruh yang baik."

Baca juga: Nikah sebelum Usia 32 Tahun, Potensi Cerai Sangat Rendah

Dengan kata lain, gaya hidup dan sikap orangtua setelah perceraian lebih berpengaruh pada kesejahteraan anak, daripada keputusan perceraian itu sendiri.

Itulah mengapa Murphy dan rekan-rekan peneliti membagi 201 subyek tadi menjadi tiga kelompok.

Mereka adalah: orang-orang yang orangtuanya tetap menikah di sepanjang masa kecil si anak (109 subyek), dan orang-orang yang orangtuanya bercerai namun tetap berbicara (41 subyek).

Lalu, responden yang orangtuanya dilaporkan tidak pernah berbicara lagi setelah memisahkan diri dengan perceraian (51 subyek).

Murphy menyebutkan, saat penelitian digelar, mereka yang terlibat dalam riset ini berada dalam kondisi "kesehatan yang baik".

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.