Kompas.com - 08/01/2018, 16:18 WIB
Ilustrasi ketiduran di kantor SaHo_HIlustrasi ketiduran di kantor
EditorWisnubrata

3. Beban kerja

Perampingan jumlah karyawan sering dipilih perusahaan sebagai cara untuk menghemat pengeluaran perusahaan. Namun, ternyata hal ini tidak selamanya berdampak baik untuk perusahaan, khsususnya karyawan itu sendiri. Hal tersebut pastinya menyebabkan beban kerja yang harus ditanggung oleh setiap karyawan menjadi lebih banyak.

Selain beban kerja, hal tersebut dapat membuat jam kerja lebih panjang daripada biasanya. Tentunya hal tersebut dapat memicu stres. Pola hidup karyawan juga akan menjadi tidak teratur, dan ini ada kaitannya dengan pola makan, jatah waktu untuk berolahraga, jatah waktu untuk refreshing di luar jam kantor dan di akhir pekan.

Semuanya dapat membuat Anda bekerja kurang optimal dari sebelumnya, dan selanjutnya hal tersebut berkaitan dengan bagaimana atasan menilai pekerjaan Anda. Nilai buruk dari atasan tentu menambah deretan pemicu stres di lingkungan pekerjaan.

Baca juga : Yang Perlu Dilakukan Jika Rekan Anda Gajinya Lebih Besar

4. Perasaan takut kehilangan pekerjaan

Nilai-nilai yang diberikan perusahaan tentu berpengaruh pada aspek psikologis Anda dalam bekerja. Misalnya, nilai buruk yang diberikan atasan tentu membuat Anda kehilangan rasa percaya diri. Anda akan merasa bahwa posisi di perusahaan menjadi terancam.

Perasaan tersebut sangat mungkin memicu stres dalam bekerja. Rasa takut kehilangan pekerjaan secara tidak langsung akan terus menerus menekan mental. Lalu, bagaimana mengatasinya? Selain terus mencoba menjadi lebih baik, cobalah kesampingkan perasaan takut kehilangan pekerjaan itu. Dalam melakukan setiap tugas, fokuslah pada tujuan dari tugas tersebut tanpa membawa rasa cemas akan penilaian perusahaan.

Baca juga : Pilih Mana: Gaji Besar Atau Pekerjaan yang Memuaskan?

5. Kurangnya komunikasi

Tempat bekerja mau tidak mau menjadi tempat di mana Anda menghabiskan sebagian besar waktu. Seperti di rumah, bangunlah jaringan komunikasi yang baik di kantor. Kurangnya komunikasi dalam bekerja akan menghadirkan paranoia sendiri dalam benak Anda. Perasaan tersebut akan seperti menyudutkan.

Cobalah menegur rekan kerja dan sering membuka topik di luar pekerjaan dengan rekan kerja, dengan atasan, atau dengan siapapun yang berada di kantor. Hal tersebut akan memberi efek ‘penerimaan’ bagi Anda di perusahaan. Rasa nyaman tersebut akan menghindarkan dari stres berada di tempat kerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.