Kompas.com - 09/01/2018, 17:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ladies, kesehatan organ reproduksi dipengaruhi banyak hal, termasuk pilihan celana dalam. Pilihan yang keliru malah akan membahayakan kesehatan organ intim. Oleh karena itu, Octavia Cannon, dokter kandungan dan kebidanan, memberikan enam aturan untuk memilih celana dalam, agar perempuan terhindar dari masalah kesehatan di kemudian hari:

1. Hindari celana dalam bertali
Mengenakan lingerie memang akan terlihat seksi dan membuat pasangan bergairah. Namun, celana dalam bertali malah berisiko bagi kesehatan. Menurut Cannon, celana dalam bertali dapat menyebabkan bakteri, termasuk Escherichia coli menyebar dari anus ke vagina.

"Bayangkan di mana tali celana dalam itu berada ketika kamu sedang duduk," ungkap Cannon.

Tapi, bukan berarti kamu harus buang jauh-jauh celana dalam bertali. Opsi terbaik, kenakan celana dalam bertali saat malam hari agar tubuh mendapatkan ruang dan udara bebas.

2. Pilih pakaian dalam berbahan katun
Dibandingkan bahan sutra dan lainnya, bahan kapas lebih baik untuk celana dalam. Bahan kapas dapat membuat sirkulasi udara lebih baik. Oleh karena itu, pilihan celana dalam jenis tersebut dapat mencegah serangan bakteri dan infeksi.

3. Ganti celana dalam setelah berolahraga
Apa yang kamu lakukan setelah nge-gym? Untuk benar-benar bersih dan bebas penyakit, mandi saja tidak cukup. Jangan lupa untuk mengganti celana dalam.  Apalagi alat-alat fitness merupakan tempat yang disebut-sebut paling banyak bakteri.

"Jamur dan bakteri suka lingkungan yang hangat, lembab dan gelap," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Gunakan deterjen yang tidak diberi wewangian
Mengenakan deterjen yang diberi wewangian adalah hal lumrah. Karena pada dasarnya kita masih menilai pakaian bersih dari wanginya setelah dicuci. Tapi, pada orang yang kulitnya sensitif, wewangian itu malah bisa membuat kulit terasa iritasi. Maka dari itu, baiknya untuk memilih deterjen tanpa wewangian agar kulit aman.

5. Jangan kenakan celana dalam yang sempit
Kalau celana dalam sudah tidak bisa melewati paha, jangan dipaksakan, karena ada alasan yang baik bagi kesehatan di balik itu. "Jika celana dalam kamu meninggalkan bekas pada kulit, yang berisiko terkena infeksi vagina dan ruam," katanya.

6. Jangan gunakan celana dalam berkali-kali
Cukup sekali mengenakan celana dalam. Bila sudah digunakan, pastikan untuk tidak dikenakan lagi sebelum benar-benar dicuci bersih. Karena celana dalam yang digunakan berulang tanpa dicuci malah berisiko untuk kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber FOXNews
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.