Kompas.com - 11/01/2018, 18:31 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan estetika di klinik kecantikan sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern saat ini. Kebutuhan untuk melakukan terapi kecantikan tidak hanya pada orang dewasa tapi juga trennya bergeser kepada generasi milenial.

Melihat pasar yang sangat besar, bisnis klinik kecantikan dianggap sangat prospektif.

"Tidak hanya orang berumur tapi bergeser ke milenial. Ini tren baru, terutama di kota-kota besar," ujar Deputi CEO Markplus Inc, Jacky Mussry dalam acara Aesthetic Outlook 2018 di Plaza Sentral, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Untuk produk kecantikan Jacky menambahkan, ada kecenderungan orang tetap mencari dan membeli meskipun sebetulnya mereka sudah memiliki produk kecantikan tertentu.

Hal itu tak hanya terjadi pada produk perawatan kecantikan, tapi juga beberapa produk lainnya seperti parfum, liburan, fashion, dan sepatu olahraga.

"Orang sudah pernah membeli (produk) itu tapi di sisi lain masih punya intensi untuk membeli lagi. Jadi bisnis ini sangat menjanjikan," kata dia.

Angka pertumbuhan pengguna produk kecantikan dinilai cukup tinggi, yakni mencapai 10,6 persen di Indonesia. Lebih tinggi dari rata-rata dunia, yakni 5 persen. Permintaan masyarakat untuk perawatan kecantikan juga tinggi, tak hanya bagi perempuan namun juga konsumen laki-laki.

Hal senada diungkapkan President Director Miracle Group, dr Lanny Juniarti. Tren perawatan kecantikan non-bedah terus meningkat. Setidaknya, dalam empat tahun terakhir, kenaikannya berkisar 15 persen.

Hal ini dipicu pula dengan semakin berkembangnya teknologi dan keinginan masyarakat semakin tinggi dalam hal menggunggah foto atau video dirinya.

"Yang ingin update sekarang tidak hanya selebriti. Orang awam juga ingin semakin eksis, semakin diterima secara sosial sebagai bagian dari komunitasnya. Kecantikan ini sudah menjadi lifestyle," tuturnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X