Marvel Mulai Garap Konsumen Fashion Wanita - Kompas.com

Marvel Mulai Garap Konsumen Fashion Wanita

Kompas.com - 12/01/2018, 17:01 WIB
Editor in Chief Marvel Comics, CB Cebulski (baju merah), bersama para empat ilustrator Marvel Comics dari Indonesia dan Vice President Creative Disney China, Allen Au-Yeung, dalam acara Marvel Creative Day Out di Universitas Binus, Jakarta Barat, Jumat (12/1/2018).KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Editor in Chief Marvel Comics, CB Cebulski (baju merah), bersama para empat ilustrator Marvel Comics dari Indonesia dan Vice President Creative Disney China, Allen Au-Yeung, dalam acara Marvel Creative Day Out di Universitas Binus, Jakarta Barat, Jumat (12/1/2018).

KOMPAS.com - Marvel, perusahaan yang terkenal dengan komik-komik superheronya,
berkeinginan untuk memperluas pasarnya. Selama ini identik dengan penggemar laki-laki, ternyata Marvel kini memilih fokus pada konsumen perempuan.

"Kami mencoba membuat jangkauan produk Marvel seluas mungkin," kata Vice President Creative The Walt Disney Company, Greater China, Allen Au-Yeung seusai acara Marvel Creative Day Out di Universitas Binus, Jakarta Barat, Jumat (12/1/2018).

Menurut Allen, Marvel jarang dikaitkan dengan perempuan. "Sebenarnya mungkin banyak perempuan yang lebih suka, karena perempuan ingin dilindungi superhero. Sehingga superhero menjadi sosok 'ideal boyfriend'. Emosi itu akan kami adaptasi ke produk," tutur Allen.

Allen kemudian menunjukkan salah satu inovasi produk Marvel berupa tas clutch bag. Sekilas, tas tersebut seperti tas biasa dengan motif abstrak. Namun, jika diamati lebih dekat kita bisa menemukan karakter The Avengers tercetak tipis.

Bandul zipper berbentuk logo Marvel juga memberi detail yang menarik. Saat tas dibuka, kita bisa menemukan logo-logo Marvel tercetak di kain berwarna dasar merah.

Salah satu produk fashion untuk wanita yang diinovasikan MarvelKOMPAS.com/Nabilla Tashandra Salah satu produk fashion untuk wanita yang diinovasikan Marvel
Clutch bag tersebut sudah terjual habis di Tiongkok dan dijual dengan harga berkisar USD 40 atau sekitar Rp 550.000. Sayangnya produk ini belum tersedia di Indonesia.

"Ini salah satu contoh kami menjangkau konsumen perempuan," kata Allen.

Allen menekankan bahwa dalam menciptakan produk fashion Marvel perlu dipahami terlebih dahulu cerita dari setiap serial Marvel itu sendiri.

"Untuk membuat produknya, kita harus memahami ceritanya. Untuk Marvel, yang ditekankan adalah human-being story. Cerita setiap tokohnya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari," ucap dia.

Dalam menciptakan produk, ia mengatakan, kepuasan konsumen menjadi yang utama. Mulai dari kontrol kualitas hingga tingkat keamanan produk sehingga akan dipercaya oleh konsumen.

"Kami harus membangun kepercayaan. Karena quality control berbeda di masing-masing negara. Jadi kami harus memastikan bahwa kualitasnya tinggi dan memuaskan," ujar pencipta merek fashion 'Disney Jeans' itu.


EditorLusia Kus Anna
Komentar
Close Ads X