Kompas.com - 15/01/2018, 17:37 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

The CookFox Architectural Studio, misalnya, memiliki monitor udara di kantornya dan udara segar diembuskan ke dalam ruang kerja saat tingkat karbon dioksida dan polutan sudah terlalu tinggi. Solusi lain seperti membuka jendela ruangan juga bisa membantu.

Sejumlah upaya juga tengah dibangun untuk mencari tahu dampak dari desain perkantoran tersebut. Allen dan koleganya menggunakan sistem virtual reality untuk mengecek variasi detak jantung para pegawai  dan tingkat stres dari mereka.

Upaya tersebut juga dilakukan para penelity dari Cloud Lab Colombia University bersama firma konsultan Terrapin Bright Green, untuk meneliti para pegawai dengan mesin Electroencephalography (EEG). Ini untuk memonitor dampak desain hijau tersebut secara neurologis terhadap sejumlah pengunjung hotel.

"Kita menginginkan gedung-gedung yang lebih sehat. Keuntungan bagi kesehatan dan pengurangan energi harus bisa berjalan beriringan," ujar Cook.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.