Kompas.com - 18/01/2018, 11:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

"Kadang bakat tidak ada. Tapi menjadi bakat banget karena diawali minatnya itu," tutur mantan Ketua Departemen Musik, Dewan Kesenian Jakarta itu.

General Manager Erwin Gutawa Music School, Asmoro Jati berpendapat senada. Menurutnya, minat lah yang menggerakkan orang untuk belajar dan bermain musik.

Seseorang tetap bisa menjadi musisi yang baik tanpa harus memiliki bakat awal dalam bermain musik. Minat, kata dia, akan memicu munculnya bakat dalam diri seseorang.

"Tanpa bakat tapi dengan 50 persen usaha, itu akan tercapai," ujar Asmoro.

Namun, ada pula musisi ternama yang memiliki bakat dan minat bermusik yang berjalan beriringan. Ia menyebut nama Pianis Jazz Joey Alexander. Menurutnya, tak banyak yang seperti Joey dimana bakat dan minatnya cocok.

"Secara umum, minat lebih penting," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.