Kompas.com - 18/01/2018, 13:00 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Kedua kelompok pria tersebut melakukan tes darah dan analisis hormonal selama penelitian berlangsung.

Diberitakan laman 360nobs, setelah 14 hari mereka yang menggunakan ibuprofen mengalami peningkatan kadar hormon luteinizing. Setelah 44 hari, tingkatnya bahkan menjadi lebih tinggi.

Baca juga: 5 Cara Tingkatkan Serotonin, Hormon yang Mencegah Depresi

Hormon luteinizing berguna mengatur produksi hormon testosteron dan hormon lainnya.

Produksi testosteron, bagaimana pun tidak akan meningkat secara bersamaan. Namun, pada gilirannya kondisi ini menghasilkan rasio hormon testosteron yang lebih rendah, terhadap hormon luteinizing.

Ini menjadi salah satu tanda telah terjadi hipogonadisme.

Tak hanya itu, para periset juga mengamati gangguan hormonal lainnya pada mereka yang mengonsumsi ibuprofen 14 dan 44 hari. Terlihat ada dampak hipogonadisme yang lebih luas.

Baca juga : Para Lelaki Waspadalah, Ini 10 Hal Tak Terduga yang Bikin Mandul

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.