Kompas.com - 25/01/2018, 11:14 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Makanan yang dikonsumsi bayi pada dua tahun pertama usianya memiliki efek besar pada kesehatan dan perkembangannya.

Menurut para ahli dari American Academy of Pediatrics, ada beberapa nutrisi yang sangat penting dan kekurangan nutrisi tersebut berpengaruh jangka panjang. Nutrisi tersebut termasuk zat besi, zinc, kolin, vitamin D, dan tembaga.

Dua tahun pertama usia bayi merupakan waktu yang krusial untuk perkembangan otak, termasuk area yang mengontrol memori, kemampuan memproses, perencanaan, dan juga perhatian.

Para ahli menyebut, kekurangan nutrisi penting bisa mengurangi fungsi otak, misalnya kecerdasan lebih rendah dan gangguan perilaku, yang tidak bisa diperbaiki lagi.

Setelah bayi mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan, ia akan makanan pendamping ASI. Makanan ini harus mengandung berbagai variasi makanan agar kecukupan gizinya terpenuhi.

Berikut adalah beberapa vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi dan sumber makanannya.

- Protein: Daging, daging unggas, ikan, telur, yogurt, kacang-kacangan, dan serelia utuh (gandum).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Zinc: Daging, susu, tahu, kacang kedelai, atau selai kacang.

- Zat besi: Daging, hati, daging unggas, ikan, bayam, kacang-kacangan, sereal yang difortifikasi.

- Mangan: Damur, kerang, kacang-kacangan, kentang, serelia utuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Parents
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.