Kasus Dokter Cabul, Mengapa Orangtua Tak Sadar Anaknya Dilecehkan?

Kompas.com - 25/01/2018, 17:13 WIB
Mantan atlet gimnastik Aly Raisman memberi kesaksian di pengadilan dalam kasus pelecehan seksual oleh Larry Nassar. FoxnewsMantan atlet gimnastik Aly Raisman memberi kesaksian di pengadilan dalam kasus pelecehan seksual oleh Larry Nassar.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Larry Nassar, dokter olahraga di tim medis olimpiade Amerika Serikat bidang gimnastik dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena melakukan pelecehan seksual terhadap 160 anak selama 30 tahun karirnya.

Para saksi, yang semuanya perempuan itu, telah memberikan kesaksian soal pencabulan atau pelecehan seksual atas mereka selama bertahun-tahun dengan kedok perawatan medis.

Di pengadilan Michigan tempat kasus ini digelar, lusinan orangtua terisak, menghapus air matanya, atau termenung, di belakang anak perempuan mereka yang memberi kesaksian pernah dilecehkan oleh Nassar.

Kebanyakan orangtua korban ada ketika Nassar melakukan pelecehan. Dokter berusia 54 tahun itu menggunakan tubuhnya untuk menutupi pandangan orangtua anak saat melakukan aksi bejatnya di meja pemeriksaan.

Salah seorang ibu mengaku sedang melihat-lihat ponselnya, sementara yang lain tidak mengamati Nassar dengan jelas karena percaya dengan reputasinya sebagai dokter tim gimnastik elit dan sifatnya yang ramah.

Selama satu minggu persidangan, lebih dari 150 perempuan muda memberikan kesaksian, dan satu hal yang sama dari mereka adalah peran orangtua yang mengirimkan mereka ke Nassar.

Kebanyakan orangtua berdiri mendampingi anak perempuannya di pengadilan, beberapa berbicara, dan yang lain masih tak percaya bagaimana predator itu bisa memasuki kehidupan keluarga yang melakukan banyak hal untuk memenuhi ambisi buah hatinya, sebagian besar bermimpi mendapat medali di olimpiade.

"Saya dengan sukarela memberikan hadiah paling berhaga di dunia ini kepada Anda, dan Anda menyakitinya. Secara fisik, mental, dan emosional, dan ia ketika itu baru 8 tahun," kata Anne Swineheart yang dipersilakan berbicara di pengadilan.

"Saya tidak memahami bagaimana saya bisa tidak menyadari bendera merah?," katanya. "Bagaimana saya salah mengartikan maksud Anda secara salah? Saya hanya ingin anak perempuan saya lebih baik, mencapai mimpinya untuk sukses dalam olahraga yang dicintainya," katanya lagi.

Swineheart bukan satu-satunya orangtua yang tertipu oleh Nassar dan menyesal karena mereka tidak peka dengan apa yang dialami buah hatinya.

Mantan dokter tim senam Amerika Serikat, Larry Nassar, yang terbukti melakukan pelecehan seksual.- Mantan dokter tim senam Amerika Serikat, Larry Nassar, yang terbukti melakukan pelecehan seksual.
"Bendera merah itu mungkin memang ada di sana, tetapi sengaja disembunyikan. Saya tahu bagaimana para ibu yang setia mengantarkan anak mereka berlatih," kata hakim Rosemarie Aquilina.

Ia meminta orangtua tidak terlalu menyalahkan diri sendiri.  Predator anak-anak memang seringkali bersembunyi di balik pesona publik sebagai ayah yang baik, suami, pemuka agama, dan peran penting lain di masyarakat. Selama bertahun-tahun, Nassar juga dianggap sebagai pelatih terbaik.

"Pencabul anak bersembunyi di sekitar kita," kata Aquilina seperti dikutip dari situs New York Times.

Olivia Ventuno, seorang penari, mengatakan ia dilecehkan oleh Nassar dari tahun 2006, ketika ia berusia 12 tahun, sampai tahun 2013. Pada awalnya, orangtunya tak percaya dengan pengakuannya.

"Ia melecehkan saya selama 7 tahun, dan seringkali di dalam ruangan yang ada ayah atau ibu saya," kata Ventuno.

Untuk menutupi aksinya, Nassar disebutkan menggunakan handuk, mengangkat meja, atau menaruh tangannya di bawah celana longgar. Ia juga sering menggratiskan jasanya.

Beberapa di antara korbannya ialah para pesenam peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro pada 2016, yakni Simone Biles, Aly Raisman, Gabby Douglas, dan McKayla Maroney.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Awal Kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan

Look Good
Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Feel Good
Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Feel Good
Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Feel Good
4 Penyebab Muntah pada Anak

4 Penyebab Muntah pada Anak

Feel Good
Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Feel Good
Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Look Good
Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Look Good
Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Look Good
Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

BrandzView
Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Look Good
BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

Look Good
5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Eat Good
Air Jordan 1 'Natural Grey' 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Air Jordan 1 "Natural Grey" 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Look Good
Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X