Kompas.com - 29/01/2018, 16:00 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

Gen ini menentukan apakah orang menghasilkan kotoran telinga basah atau kering.

Baca juga: Meski Menyakitkan, Bikin Tato di Ketiak Mulai Populer

Hal menarik yang ditemukan dari penelitian tersebut adalah orang-orang yang memproduksi kotoran telinga kering juga mengalami kekurangan bahan kimia hingga memicu bau di ketiak.

Nah, terungkap bahwa hanya sekitar 2 persen dari penduduk Eropa yang kekurangan gen tersebut. Sebaliknya, hampir semua penduduk Asia Timur dan Korea kekurangan gen ini.

Studi tentang hubungan kotoran telinga dan bau ketiak ini tentu merupakan hal yang menarik.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus mengecek kotoran telinga untuk mengetahui Anda  tergolong orang yang berbau ketiak atau tidak.

Baca juga: Membersihkan Noda di Bagian Kerah dan Ketiak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.