Ternyata, Gula Batu Tak Lebih Sehat Dibanding Gula Pasir

Kompas.com - 30/01/2018, 14:30 WIB
. VIA THINKSTOCK.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Menikmati secangkir kopi atau teh merupakan salah satu budaya orang Indonesia yang sudah mendarah daging.

Agar kian nikmat, kopi atau teh biasanya ditambahi pemanis.

Untuk saat ini, gula batu sering digunakan untuk keperluan tersebut, karena dianggap lebih nikmat.

Bahkan ada yang  beranggapan lebih sehat daripada gula pasir. Benarkah demikian?

Sebenarnya, baik gula pasir, gula batu ataupun jenis gula lainnya, jika dikonsumsi secara berlebihan maka tetap saja berisiko menuntun seseorang menuju kelebihan berat badan dan/atau obesitas.

Baca juga: Awas, Kebanyakan Gula Bisa Memengaruhi Kemampuan Otak

Hingga pada akhirnya, berujung pada meningkatnya peluang terkena diabetes tipe 2.

Untuk mengetahui apakah benar gula batu lebih sehat daripada gula pasir, maka deretan fakta di bawah ini patut untuk perhatikan.

1. Bahan dasar gula batu

Bahan yang digunakan untuk membentuk gula batu merupakan larutan gula cair jenuh.

Larutan tersebut kemudian dikristalisasi sehingga kemudian menghasilkan gula yang keras layaknya batu.

Halaman:


Sumber Alodokter
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X