Kompas.com - 31/01/2018, 05:30 WIB
Ilustrasi cucu bermain dengan kakek Top Photo CorporationIlustrasi cucu bermain dengan kakek
|
EditorWisnubrata

"Kami memanggil orangtua dan anak-anak untuk berbicara dengan kakek dan nenek mereka, untuk mengetahui apa yang telah mereka lakukan dalam hidup mereka, dan ceritakan semuanya kepada kami sehingga kami dapat memberi mereka penghargaan yang pantas mereka dapatkan," tambahnya.

Periset menemukan bahwa meskipun 65 persen anak muda menengok kakek dan nenek mereka setiap minggu, 37 persen mengklaim ini hanya karena orangtua mereka menginginkannya.

Sementara itu, sebanyak 39 persen peserta riset mengaku bahwa mereka masih sering bercakap-cakap via telepon, facebook atau skype dengan kakek dan nenek mereka, setidaknya seminggu sekali.

Dan, sebanyak 16 persen mengaku bahwa mereka melakukan percakapan dengan kakek dan neneknya sekali dalam sehari.

Sayangnya, semua percakapan tersebut jarang difokuskan pada apa yang kakek dan nenek mereka lakukan di masa kini atau di masa lalu.

Empat dari 10 anak tidak tahu apa prestasi kakek dan nenek mereka, sementara 30 persen tidak mengetahui apakah kakek dan nenek mereka memiliki keahlian atau bakat khusus.

Sebanyak 42 persen peserta riset tidak pernah menghabiskan waktu untuk membicarakan sejarah kakek dan nenek mereka. Oleh karena itu, mereka juga tidak tahu apa yang nenek atau kakek mereka lakukan saat masih muda.

Mungkin karena kurangnya komunikasi dan rasa hormat ini, hanya 6 persen anak-anak yang mengatakan bahwa mereka memandang kakek dan nenek mereka sebagai teladan dan inspirasi.

Namun, semua peserta dalam riset sependapat bahwa kakek dan nenek mereka penyayang dan ramah.

Sementara 43 persen lainnya, menganggap kakek dan nenek mereka sebagai pribadi yang lucu - dengan 23 persen mengaku sering bersenang-senang dengan kakek dan neneknya daripada orangtua mereka sendiri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.