Kompas.com - 31/01/2018, 09:23 WIB
. VIA THINKSTOCK.
EditorGlori K. Wadrianto

Juga, merupakan kesempatan untuk membangun kenangan dan kesamaan bersama, sebuah langkah kunci untuk membangun hubungan yang sehat.

Pada akhirnya, sama seperti dalam hubungan monolingual apa pun, semua bermuara pada kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dan kesadaran diri penuh.

Tetapi, hubungan multibahasa membutuhkan sedikit kesabaran, usaha untuk memahami orang lain, dan kesadaran konstan untuk tak memprioritaskan budaya dan bahasa kita atas pasangan kita.

Selamat mencoba...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.