Kompas.com - 01/02/2018, 08:00 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

BEKASI, KOMPAS.com - Melakukan perawatan kecantikan untuk memperbaiki penampilan kini bukan lagi hal tabu. Tersedia pilihan mempercantik diri dengan operasi plastik atau perawatan estetika non-bedah.

Meski begitu, tampilan wajah yang cantik natural tanpa terlihat melakukan terapi apa pun justru lebih disukai.

"Perawatan estetika yang baik justru tidak mengubah wajah secara drastis, tetapi hanya memperbaiki kekurangan sesuai proporsi wajahnya," kata dr. Nataliani Mawardi dipl CIBTAC, pemilik sekaligus Head Aesthetic Doctor NMW Skin Care, di Bekasi (31/1).

Nataliani mengatakan, walau NMW Skin Care tetap mengikuti perkembangan teknologi kecantikan, tetapi akan tetap memperhatikan harmonisasi wajah pasien.

Jadi, tidak sekadar memancungkan hidung atau membuat pipi tirus namun tetap disesuaikan dengan kepribadian pasien.

"Yang penting harus terlihat natural, jadi hanya memperbaiki adanya kerutan atau kulit yang mulai kendur. Penampilan wajah terlihat muda dan segar tapi tidak terlihat melakukan perawatan," ujarnya.

Perayaan ulang tahun NMW Skincare Kalimalang Bekasi yang ke-4.Kompas.com/Lusia Kus Anna Perayaan ulang tahun NMW Skincare Kalimalang Bekasi yang ke-4.

Kesadaran untuk melakukan perawatan kecantikan memang terus meningkat. Namun, kebanyakan pasien masih mengharapkan hasil yang instan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terutama untuk pasien yang ingin mencerahkan kulit wajahnya atau ada masalah jerawat. Terkadang kalau diberi krim kulit baru satu minggu mereka sudah balik lagi dan bertanya mengapa belum kelihatan hasilnya," kata dr.Steffy Aditya, Clinical Director NMW Skincare Kalimalang dalam acara yang sama.

Ia menjelaskan, dokter memiliki kewajiban untuk mengedukasi pasien bahwa mendapatkan kulit cantik harus melalui tahapan dan perawatan yang benar.

"Banyak pasien yang suka membandingkan produk perawatan dari dokter dengan yang ditawarkan secara online karena hasilnya lebih instan. Padahal, produk yang dijual online tidak jelas keamanannya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.