Kompas.com - 05/02/2018, 20:29 WIB
Ilustrasi masalah seksual AntonioGuillemIlustrasi masalah seksual
EditorWisnubrata

Terlebih pada wanita, mereka akan lebih memperhatikan setiap detail bentuk tubuh yang dimiliki. Ambil contoh, mungkin ia menjadi lebih tidak percaya diri dengan tubuhnya, bagaimana aroma tubuh pada saat itu, dan lain sebagainya.

Memiliki citra tubuh yang negatif, meski sebatas bayangan, dapat menghambat kepuasan seksual selama berhubungan intim. Akibatnya, seks terasa hambar.

Baca juga: Belajar Mencintai Tubuh Apa Adanya

3. Merusak keintiman dengan pasangan

Jangankan untuk dekat secara emosional, rasa cemas dan takut berlebihan akan membuat seseorang tidak ingin bermesraan dengan pasangan secara fisik. Terlebih, jika gangguan kecemasan yang dimiliki berakar dari trauma kekerasan fisik atau seksual pada masa lalu.

Akibatnya, tubuh tidak akan merespons segala rangsangan yang diberikan sehingga tidak ada gairah yang muncul. Bahkan, hal ini juga berdampak pada penolakan untuk melakukan foreplay atau pemanasan sehingga justru menimbulkan suasana tegang dalam hubungan.

Baca juga: 6 Hal yang Terjadi bila Anda Berhenti Bercinta

4. Menutup keterbukaan terhadap apa yang diinginkan

Jujur pada pasangan dapat membuat hubungan seksual berjalan mulus. Hal ini juga membuat pasangan saling memahami apa kemauan masing-masing dalam berhubungan intim.

Sebaliknya, orang yang diliputi rasa cemas akan merasa seolah-olah merasa sedang dalam bahaya sehingga menjadi lebih tertutup pada pasangan.

Kondisi ini dipengaruhi hormon adrenalin yang mengalir di dalam tubuh saat cemas. Akibatnya, kita akan sulit untuk berbagi fantasi seks yang diinginkan sehingga menjadi kehilangan gairah seksual.

Baca juga: Suami Istri yang Terbuka soal Fantasi Seks Ditemukan Lebih Bahagia

5. Menjadi sulit orgasme

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X