Kompas.com - 09/02/2018, 08:44 WIB
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima pria berseragam ala retro dengan celana ketat, lengkap dengan rambut klimis ber-pomade dan kacamata hitam.

Deskripsi ini seketika mengarahkan kita pada satu grup musik asal Bandung, The Changcuters.

Di setiap jadwal manggungnya, mereka selalu kompak menggunakan pakaian serupa dan senada.

Kemarin, misalnya, Kamis (8/2/2018) pada acara syukuran Kompas Gramedia, mereka seragam mengenakan kaos polo hitamnya.

Di lain kesempatan, seragam yang juga biasa mereka kenakan misalnya jaket kulit bikers atau tampilan formal dengan kemeja putih atau hitam polos lengkap dengan dasi warna hitam yang tersemat rapi.

Nampak tampil kompak dan khas, dari mana inspirasi The Changcuters? Apakah mereka memiliki fashion stylist tersendiri?

"Oh ada," jawab vokalis The Changcuters, Tria dengan nada yakin.

"Dari luar (negeri), dari luar," seloroh Qibil sang gitaris.

Mereka kemudian tertawa, karena rupanya inspirasi gaya berpakaian mereka sederhana saja yakni disesuaikan dengan musik yang didengarkan dan dimainkan.

"Jadi kalau ngelihat kami, otomatis band rock n roll, ngusung musik yang seperti ini. Enggak sekonyong-konyong pakai konstum robot dan helm seperti Daft Punk kayaknya kurang sinergi," ujar Qibil.

"Jadi inspirasi gaya berpakaian kami dalam bermusik sesuai musik yang didengarkan dan dimainkan," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.